Ternyata Dunia Barat pun Percaya Mitos

Walaupun Barat mengatakan tidak percaya mitos dan berpikir secara rasional, namun pada kesehariannya, mereka mempercayai mitos. Demikian inti pembicaraan yang disampaikan oleh Bapak Abidin Nurdin dalam seminar UKM IAIN Ar-Raniry, QAF pada Selasa (30/12) lalu. Memang benar apa yang disampaikan oleh peneliti pada Pusat Kajian Pendidikan dan Masyarakat (PKPM) ini, karena saya juga menemukan hal yang sama seperti yang beliau paparkan tersebut. Begitupun dalam hal gaib, mereka juga mempercayainya. Terbukti kini banyak warga Amerika Serikat (AS) khususnya para selebritasnya yang menganut ajaran sihir Kabbalah. Termasuk, Madonna, David Beckham dan Britney Spears. Berikut penelusurannya. (toni)

devil1Untuk kepercayaan yang berbau mitos, kita dapat mengawalinya dengan melihat pada pebulanan (maksudnya, nama-nama bulan) di Negara-negara Barat. Yakni, kalender Gregorian. Lihat saja, hampir seluruh nama bulannya memakai nama dewa-dewa Yunani kuno. Sebut saja, bulan Januari (January) yang diambil dari nama Dewa Pintu, Januar atau Janus. Menurut kepercayaan mereka, Janus berkepala dua, juga Maret (March) dari nama Dewa Perang, Mars dan lain sebagainya. Belum lagi dalam kehidupan sehari-hari mereka yang dipenuhi hal-hal berbau tahayul. Contoh kasus, dalam hal gedungnya saja. Di setiap lift dalam kantor dan gedung-gedung mereka tidak ada lantai yang ketigabelas (13). Kenapa? Karena mereka percaya 13 adalah angka sial. Yang membuat aneh, meskipun 13 dianggap sebagai angka sial, rata-rata di setiap instansi pemerintah, perusahaan-perusahaan, lembaga, sampai restoran pun secara terang-terangan maupun secara tersamar, memakai angka ini sebagai simbolnya, baik lewat logo maupun melalui tulisannya. Sebagai tambahan informasi, sebuah restoran junkfood ternama disana yang kini telah sampai di Indonesia yang terkenal dengan Burgernya itu, juga memakai angka ini sebagai logonya.

Tak hanya angka 13 yang disebut juga angka setan, mereka juga percaya kepada angka 666 atau Triple Six. Entah kenapa, di dalam setiap produk (tak hanya di AS dan Eropa, di Indonesia juga ada) selalu dicantumkan angka ini. Angka 666 ini terletak lazimnya di belakang kemasan sebuah produk atau disebut dengan barcode. Barcode adalah sebuah gambar kotak dengan garis-garis hitam, biasanya terletak disisi kanan bawah kemasan sebuah atau di belakang produk. Jika menghitungnya menggunakan metode tertentu, maka akan di peroleh hasilnya adalah 666. Tak hanya itu saja, kode telepon kantor polisi di AS juga memakai salah satu angka setan, yakni angka 9 dan 11 atau 911. Pendiri Gereja Setan, Anton LaVey mensakralkan angka ini sekaligus mengabadikannya dalam kitab suci Gereja Setan (Satanic Chruch) yang ia buat, yaitu, 11 Pasal Setan di Bumi dan 9 Pernyataan (Maklumat) Setan. Yang anehnya lagi, peristiwa 11 September 2001 (biasanya disebut 11 September, saja) juga memakai angka ini. Yakni lazim disebut lewat angka 9.11! Selain itu, simbol ataupun bangunan-bangunan bangsa pagan juga mudah ditemui di AS, bahkan nampang di film-film produksi Hollywood. Salah satunya Monumen Washington yang terletak di depan tempat pengambilan sumpah Presiden AS Barack Obama. Monumen Washington sendiri adalah sebuah Obelisk yang berasal dari Mesir. Saat ini ada tiga lokasi tempat berdirinya Obelisk. Yakni, di depan Vatikan, di Central Park New York dan di Washington DC tepat di titik pertemuan White House dan Capitol Hill. Obelisk sendiri adalah bentuk lain dari Phalus (organ—maaf—kelamin pria). Kepercayaan Pagan sangat mengagungkan Phalus, karena dianggap sebagai simbol keperkasaan dan kekuatan. Menyangkut Obelisk/Phalus ini bisa membaca buku Knights Templar Knights of Christ, artikel Inaugurasi Obama, Masonic Bible dan Obelisk Firaun di situs Eramuslim.com atau menonton VCD Dokumenter Sejarah Pornografi dan Erotisme yang diproduksi oleh Elmosa Production.

Hal serupa juga dapat dilihat pada perayaan Natal, khususnya pada pohon natalnya. Pohon Natal sendiri berasal dari kepercayaan Paganisme (ajaran penyembahan terhadap dewa-dewa). Yakni berdasarkan kepada cerita tentang Raja Namrud. Istri Namrud yang juga ibu kandungnya, Semiramis mempercayai bahwa roh Namrud berada dalam pohon cemara atau juga sekarang dipakai sebagai Pohon Natal tersebut. Tahun lalu, Lembaga Pangan Dunia (FAO) dan Lembaga Kesehatan Dunia (WHO) PBB mencanangkan Program Pengendalian Populasi Umat Manusia atau Codex Alimentarius, yang akan dimulai pada 31 Desember 2009 yang berakhir pada 31 Desember 2012. Penempatan bulan ini diambil—seperti penjelasan diatas—karena mereka mempercayai mitos. Tahun pelaksanaan Program Codex ini sebenarnya berasal dari Kalender Suku Maya, Aztec, Kaliyuga dan juga Hopi. Di dalam sistem penanggalan yang juga terdapat pada kalender Suku Maya, Aztec, Kaliyuga dan Hopi tersebut disebutkan bahwa pada tanggal 31 Desember 2012 adalah waktu pergantian Tatanan Dunia Lama yang akan diganti dengan Tatanan Dunia Baru. “Temuan-temuan berkenaan dengan waktu tersebut sungguh mengagetkan. Berabad silam, suku bangsa kuno seperti Suku Maya, Suku Hopi, Kaliyuga, Aztec, dan juga Mesir Kuno telah meramalkan di dalam sistem kalender kuno mereka jika pada akhir tahun 2012 dunia lama akan berakhir dan dunia baru akan muncul. Perhitungan suku-suku kuno ini berdasarkan pada pergerakan bintang-bintang dan berbagai ramalan mistis yang ada,” tulis Eramuslim.com pada Sabtu (25/10/08) lalu. Tak hanya itu, Eramuslim.com juga melanjutkan bahwa perbaikan total Departemen Pertahanan AS, Pentagon yang pada peristiwa penuh misteri 11 September 2001 ditabrak oleh pesawat tidak dikenal itu, dipastikan harus selesai pada tahun 2012 juga. “Di abad milenium, ketika sebagian dinding Pentagon hancur ditabrak misil yang mirip sebuah pesawat jet kecil pada tanggal 11 September 2001, segelintir elit AS yang juga merupakan tokoh-tokoh Konspirasi Paganisme Modern ini menginginkan agar Pentagon diubah dan dimodernisasi lebih canggih lagi dengan berbagai peralatan yang terkomputerisasi. Batas waktu bagi upaya modernisasi Pentagon ini adalah Desember 2012!”

Meskipun juga mereka mengatakan penganut paham Matrealisme yang mengatakan benda akan menjadi kekal (seperti pendapat paham Darwinisme), pada kenyataannya mereka juga percaya hari akhir atau Kiamat (Armageddon). Buktinya, dalam sebuah acara TV beberapa tahun yang lalu, disebutkan bahwa kini penduduk Eropa sedang menyiapkan ruang bawah tanah yang diperuntukkan sebagai tempat pertolongan mereka jika Kiamat kelak benar-benar terjadi. Di dalam ruang tersebut telah disiapkan oleh mereka makanan kaleng yang tahan lama sebagai bekal mereka nanti. Mungkin, menurut mereka Kiamat adalah sebuah bencana besar yang melanda seluruh dunia, bisa hujan meteor (seperti yang diprediksi peneliti bakal terjadi di salah satu negara bagian di AS beberapa waktu lalu), bisa pula yang lainnya.

Selain itu, saat ini di ‘negara’ Zionis Israel dan tempat penjajahan yang dikuasai oleh mereka di Palestina telah banyak ditanami sebuah tanaman jenis Pohon Kaktus, yang disebut Pohon Ghorgod. pohon_ghorqod001Pohon Ghorgod (lihat Foto) ini dalam al-Qur’an disebutkan sebagai pohonnya orang-orang Yahudi disebabkan karena tanaman ini—di saat batu dan pepohonan dan tanaman lainnya memberitahukan dimana orang-orang Yahudi bersembunyi di belakang mereka untuk dibasmi oleh umat Islam—pada hari kiamat kelak hanya diam saja, tidak bersuara dalam membantu kaum Muslimin berperang menumpas kejahatan orang-orang Yahudi juga orang-orang kafir dan munafik lainnya. Kepercayaan-kepercayaan seperti ini akan terus ada sampai nanti ketika Nabi Isa Alaihissalam turun ke Bumi kembali dan bersama dengan kita, umat Islam untuk bersama-sama memerangi Dajjal dan balatentaranya. Sehingga panji-panji Islam kembali berkibar di atas dunia ini. Amien. Inilah konspirasi kita (Annuit Coeptis)!

Iklan

2 thoughts on “Ternyata Dunia Barat pun Percaya Mitos

  1. Wahh.. Informasi seperti ini wajib diketahui orang2 islam.. sudah banyak diantara mereka terpancing dengan wacana keajaiban2 dari dunia barat..
    seakan2 mereka sedang merancang rencana besar agar umat percaya pada mitos dengan mengatasnamakan ilmu pengetahuan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s