BERAWAL DARI KEDATANGAN DAJJAL dan NAFSU MENGUASAI (BAG.III)

Dalam bagian satu dan dua kita telah mempelajari tentang rencana mereka (kaum Ordo Kabbalah) membangun sebuah tatanan dunia baru yang tentu saja dipimpin oleh mereka sendiri. Mereka sendiri telah memilih sendiri pusat kekuasaan mereka yakni tanah Palestina, yang akan terus di tempuh demi tercapainya eksistensi keberadaan negeri Israel Raya—yang sesuai dengan tuntunan Talmud. Tentu saja, dengan dukungan Amerika Serikat (AS) yang memang sejak awal telah di desain menjadi alat kepentingan Zionisme (nama lain ajaran Pagan-Kabbalah Yahudi). Mereka pun dengan seiringnya berjalannya waktu berusaha menciptakan perkumpulan-perkumpulan yang sesuai dengan agenda Ordo mereka Kabbalah warisannya para petinggi penyihir dan Pendeta Amonnya Firaun atau dikenal sebagai kelompok Persaudaraan Ular (The Brotherhood of Snake) yang logonya serupa dengan logo kantor berita CNN.

Organisasi-organisasi penyembah Lucifer ini seperti diketahui memiliki banyak cabang, baik yang terbuka maupun yang tertutup (baca: dibelakang layar). Dan sayangnya hal ini sering tidak dibahas oleh banyak para peneliti Zionisme lokal kita. Dan kalau pun ada, hanya sebatas Freemasonry, sebuah organisasi Yahudi-Kabbalistik berkedok organisasi sosial yang memiliki cabang bernama Theosofi dan jaringan Illuminati. Sedangkan yang lainnya dan jarang  tersentuh pena. Untuk itulah kami akan mencoba membahasnya dalam tulisan bagian ketiga ini yang bisa menjadi informasi tambahan buat kita semuanya. Berikut ulasannya:

Freemasonry. Organisasi ini berasal dari pelarian para Ksatria Templar yang melarikan diri dari kejaran Raja Perancis, Phillip le Bel dan Paus Clement V. Mereka yang selamat ini berlindung di dalam gilda-gilda serikat tukang batu (Mason) yang ada di Skotlandia (sebuah negeri di Eropa yang tidak tersentuh dan dibawah pengaruh Vatikan). Para Templar ini berbaur dengan serikat tukang batu ini dan singkatnya mereka mengganti namanya menjadi Freemasonry. Kini Freemasonry tercatat memiliki jaringan atau cabang yang luas, seperti yang para anggotanya direkrut dari para pengusaha, bangsawan, anggota kerajaan, dan orang-orang yang berpengaruh. Seluruh presiden AS tercatat sebagai anggota Freemasonry.

Illuminati. Organisasi yang didirikan oleh Adam Wheishaupt pada 1 Mei 1776 ini hampir menyerupai Freemasonry dalam hal pergerakannya. Bedanya, jika Freemason mempunyai struktur yang bisa dikenali sebagai sebuah organisasi, maka, tidak demikian dengan Illuminati.

Rosicrucian. Rosicrucian atau bernama asli Ancient Mystical Order Rosae Crucis (AMORC) adalah organisasi rahasia Kabbalis yang seusia Ksatria Templar. Kenapa bisa begitu? Ya, karena ketika pembangunan Kapel Roslyn di Skotlandia, Rosicrucian juga ikut membantu. Ini analisa dari kami. Kami tidak memperoleh data yang pasti kapan Ordo Salib Mawar ini berdiri. Yang jelas, kini organisasi ini telah memiliki lebih dari 20 Lodge di tiap negara, sedangkan daftar anggotanya ratusan orang, ini dikutip dari data situs resmi mereka sendiri. Di Indonesia, ketika Presiden Soekarno memerintah organisasi ini sempat dilarang keberadaannya, begitupun Freemason dan Rotary Club. Leonardo Da Vinci, Rene Descrates, Benjamin Franklin sampai Thomas Jefferson sering dikaitkan dengan Ordo satu ini. Untuk anggota Rosicrucian di era modern ini tidak ada yang pasti karena berbeda dengan Freemason yang bisa dengan mudah kita peroleh data-data anggotanya, Rosicrucian terkesan sangat ekslusif, hanya anggota yang telah terdaftar saja bisa mengetahui anggota lainnya, itupun baru sebatas keanggotaan masyarakat sipil biasa.

Rotary Club dan Lion Club. Kedua organisasi ini bergerak di luar layar sebagai organisasi kemanusiaan (charitas). Tapi sebenarnya agenda mereka sebangun dengan Freemasonry (yang juga berkedok sebagai organisasi kemanusiaan, seperti yang diperlihatkan dalam situs Masonicsworld). Pemilihan anggota mereka sangat ekslusif. Ketua FUUI yang berpusat di Bandung, KH Athian Ali sempat mendapatkan penghargaan dari Rotary, tapi karena ada yang tidak beres, beliau pun pulang dari acara dan tidak jadi mengambil piala tersebut. Mengenai keekslusifan organisasi charitas dunia ini, (alm) ZA Maulani mengatakan: “Disebut eksklusif, karena charter Rotary Club secara eksplisit membatasi jumlah anggotanya sesuai dengan jumlah bidang bisnis dan profesi yang ada pada masyarakat setempat. Rotary Club mengadakan konvensi tahunan yang laporan anualnya menjadi bahan masukan untuk bahan pengembangan strategi bagi gerakan Freemasonry Internasional.” Tentu saja pernyataan ini bisa dijadikan landasan persamaan terhadap kegiatan Lion Club. Meski sempat dilarang keberadaannya di Indonesia, kedua organisasi ini masih juga beraktivitas di Indonesia.

Bohemian Club. Organisasi ini didirikan tahun 1872 oleh 5 orang Amerika. Organisasi berlambangkan Burung Hantu ini sering mengadakan pertemuan lewat acara perkemahan di pegunungan, seperti di Monte Carlo. Pertemuan yang biasa dilakukan ketika musim panas. Setelah tiba ke bandara melalui pesawat pribadi, para anggota ini turun dan berjumpa di sebuah hutan yang dijadikan tempat pertemuan para pebisnis dan profesional yang tertarik kepada pembangunan senjata nuklir, orang-orang dari beberapa perusahaan dan para delivery system dari perusahaan-perusahaan tersebut dan juga para pejabat yang bekerja melibatkan alat-alat perang dari nuklir. Beberapa diantara orang-orang penting yang menjadi perwakilan dari perusahaan ternama maupun pejabat pemerintahan AS yang pernah tercatat menghadiri kegiatan Bohemian Club, bahkan, tercatat sebagai anggotanya adalah Caspar Weinberger,  Harold Brown, Charles Duncan, General Dynamics Corporation, Rockwell International, General Electric, The Boeing Company, United Technologies Corporation, Westinghouse Electric Corporation, Tenneco Inc., Northrop Corporation, TRW Corporation, UNC Resources, AT&T, Monsanto Corporation, The Bechtel Company, co-founders Hewlett Packard Corporation, David Packard dan William R. Hewlett, Dr. Edward Teller dari Lawrence Livermore Laboratory. Selain mereka yang juga tercatat mengikuti kegiatan bahkan aktif sebagai anggota mereka antara lain keluarga Bush (George HW Bush dan George W Bush), Ronald Reagan, David Rockefeller, Bill Clinton,
Collin Powel, Jimmy Carter, Henry Kissinger, Richard Nixon, Malcom Forbes, Tom Johnson (Presiden dari CNN dan former publisher dari LA Times) dan Dick Cheney, co-founders Hewlett Packard Corporation, David Packard dan William R. Hewlett dan Arnold Schwarzenegger.

Skull and Bones. Sebuah organisasi yang didirikan oleh William Huntington Russel pada 1832. Organisasi ini bermarkas di dalam Universitas Yale dan termasuk cabang ke 322. Organisasi ini juga berada dibawah Illuminati (Skull and Bones Leadership). Para anggota maupun alumninya disebut Bonesmen. Para Bonesmen yang tercatat adalah: William F. Buckley, Jr., McGeorge Bundy, Averell Harriman, William H. Taft, William Collins Whitney, Prescott Bush, George Bush, George W Bush, dan lain-lain. Selain berperan besar di bidang percaturan perpolitikan dan perekonomian dunia, Bonesmen juga terlibat aktif dalam perdagangan opium.

CFR. CFR adalah singkatan dari Council for Foreign Relation. Organisasi yang sangat Kristen Fundamentalis-Zionistik ini didanai oleh keluarga Rockefeller. Anggota-anggotanya adalah orang yang sangat berpengaruh di Amerika maupun politik global sejak mereka bergabung menjadi anggota CFR. Ini termasuk 14 dari 18 Sekretaris Negara Amerika Serikat (AS); delapan mantan direktur CIA; mayoritas calon Presiden dan Wakil Presiden AS, termasuk diantaranya Eisenhower, Nixon, Carter, Mondale, Ford, Nelson Rockefeller, Bush and Clinton.

The Round Table. The Round Table atau Perkumpulan Meja Bundar didirikan pada tahun 1891 sebagai sebuah bagian dari kelompok rahasia Masonik untuk memanipulasi setiap peristiwa yang dipusatkan ke dalam pemerintahan global. Kelompok yang dibentuk diseluruh dunia yang bekerja dibalik layar yang menyiapkan sebuah koordinasi lewat bank-bank dunia dengan menekan setiap pemerintahan untuk dapat mempromosikan New World Order. Setelah Perang Dunia I, The Round Table bergerak di dalam formasi Liga Bangsa-bangsa, yang mempelopori lahirnya PBB. Sampai saat ini The Round Table masih memainkan perannya dalam menjalankan misi Ordo Kabbalah, The New World Order, meskipun banyak dari para anggotanya yang tidak sadar apa yang sedang mereka kerjakan. Anggota The Round Table yang diketahui adalah Cecil Rhodes, Alfred Milner (agen Rothschild), Arthur Balfour (Menlu Inggris yang memberikan Tanah Palestina kepada Zionis Israel), Lord Astor (pemilik The Times), Nathan Rothschild (Gubernur Bank of England), dan masih banyak lagi lainnya.

Royal Institute of International Affair atau biasa disingkat RIIA. RIIA adalah satu dari sekian banyak organisasi yang diciptakan oleh The Round Table yang berasal dari Chatham House, London dan dibentuk pada 1920 oleh para delegasi Anglo/Amerika dari Perjanjian Versailles. Delegasi dari Inggris, Alfred Milner juga ikut mendirikan RIIA. RIIA sendiri dilindungi oleh Queen of England. RIIA adalah sebuah think thank tetapi juga berpengaruh dalam menentukan perpolitikannya Inggris. Dan tentu saja setiap daftar keanggotaan anggotanya tidak pernah dibocorkan dan ditutup rapat-rapat dalam sebuah kerahasiaan. Dari data yang diperoleh menyebutkan yang pernah ikut bergabung ke dalam “institut kerajaan” ini adalah Lord Carrington (mantan Sekretaris Luar Negeri, yang juga sempat menjabat sebagai Direktur Jenderal NATO dan rekan bisnis dari Henry Kissinger), Lord James Callaghan (mantan Sekretaris Luar Negeri dan mantan Perdana Menteri) dan Lord Roy Jenkins (mantan Menteri Keuangan dan Presiden Komisi Uni Eropa). Pendanaan RIIA diambil dari daftar para anggotanya yang sangat banyak termasuk Departemen Pemerintahan, Perusahaan-perusahaan Petrokimia (yang juga mendanai program lingkungan hidup!), pengusaha dan bank-bank tingkat atas (terkenal) , koran-koran, stasiun-stasiun televisi, the Church of England, Amnesty International dan lain sebagainya.

The Bilderberg Group. The Bilderberg Group (Bil) dibentuk pertamakali di bulan Mei tahun 1954 oleh Sosialis bernama  Joseph Retinger, seorang yang berada dibalik pendirian Uni Eropa. The Bilderberg adalah alat yang juga diciptakan oleh Prince Bernhard dari House of Orange di Belanda (mantan tentara German SS yang bertugas sebagai mata-matai melalui Perusahaan Kimia I.G. Farben yang kemudian menjabat sebagai pemimpin  Shell Oil). Bilderberg adalah sebuah kelompok yang dipimpin oleh para politisi, penasihat, eksekutif dari media, pejabat bank dan perusahaan multinasional, ahli pendidikan, dan para pemimpin militer yang bertemu untuk mendiskusikan masa depan global melalui pidato  mengenai kritikan-kritikan penting yang di ‘off the record’-kan sehingga diahlihkan dari dunia politik yang tetap tertutup rapat. Pertemuan rahasia ini uniknya tidak pernah diulas oleh media dunia manapun. Pemimpin The Bilderberg Group tidak dipilih melalui komite biasa, ketua umum The Bil sejak 1991 diketahui dijabat oleh Lord Carrington. Anggota diluar komite ini kemungkinan tidak mengetahui agenda kerja ke depan The Bil ini dan kunjungan belaka untuk menjual wilayah publik dari The New World Order untuk mereka jelaskan kebaikan dalam wilayah pengaruh mereka tersebut.

Trilateral Commision. Biasa disebut sebagai “anaknya The Bilderberg Group.” Didirikan oleh David Rockefeller sekitar tahun 1972 (ada juga yang menyebut tahun 1973) yang mempersatukan AS, Eropa dan Jepang yang disebut juga “Tiga Kutub Koordinasi.” Dalam kepemimpinan Jimmy Carter, dari mulai Presidennnya sampai para pejabatnya banyak yang Trilateris (maksudnya orang-orang Trilateral Commision), termasuk Zbigniew Brzezinski, penasehat keamanan nasional AS yang juga menjabat sebagai Direktur Utama Trilateral Commision. Data resmi Trilateral pada Oktober 2003 menyebutkan mantan Menlu Indonesia Ali Alatas juga sempat menjadi anggota Trilateral di bagian Grup Asia Pasifik.

Committee of 300. Komite 300 a.k.a Olimpians berasal dari British East India Company’s Council of 300, yang diciptakan oleh aristokrat Inggris pada 1727. Lebih dari kekayaan organisasi ini dihasilkan dari perdagangan opium dengan Cina. Komite 300 bertanggungjawab atas perang narkotika atau yang disebut “phoni drug wars” di AS. Hal ini membuat rakyat AS jauh dari hukum konstitutional mereka. Contoh utamanya adalah aset-aset yang dikorbankan, dimana aset-aset yang banyak itu dirampok tanpa ada jejak dan bukti yang membuat bersalah pelakunya. Komite 300 juga telah lama menginginkan dan berusaha menciptakan dunia yang seharusnya lebih kecil dan sangat lebih kecil sehingga dunia ini menjadi lebih baik, dan itulah cita-cita mereka untuk membuat dunia lebih baik, tentu saja menurut versi mereka sendiri.

The Club of Rome. The Club of Rome atau Perkumpulan Roma didirikan pada 1968 oleh seorang cendikiawan dan pengusaha dari Italia bernama Dr Aurelio Peccei dan Alexander King. Perkumpulan Roma adalah salah satu organisasi bergengsi, terkemuka dan barisan terdepan dari Illuminati. Yang pernah terdaftar sebagai anggota Club of Rome adalah Henry Kissinger, seorang Komisaris dari PT Freeport McMoran Indonesia.

Neo-Conservative. Neo-Conservative (Neo-Con) atau biasa disebut sebagai kelompok Hawkish di Gedung Putih adalah perpaduan antara kelompok Kristen Fundamentalis dan Zionis Yahudi. Mereka inilah orang-orang yang menyadari kebangkitan Khilafah Islamiyah. Diantaranya Condoleeza Rice, George W Bush, Paul Wolfowitz, Dick Cheney, Donald Rumsfeld dan lain-lain. Kebanyakan dari mereka adalah anggota CFR, Rand Corporation, PNAC, dan lain sebagainya.

The Federal Reserve. The Federal Reserve atau The Fed sendiri orang lazim mengenalnya sebagai sebuah Bank miliknya AS—lahir pada 1914 di Jekyll Island (sebuah pulau milik JP Morgan), yang berkedok pulau wisata—hal ini disebabkan nama ini muncul pada mata uang AS, Dollar. Padahal The Fed sendiri berada di luar pemerintahaan AS. Lugasnya, The Fed bukan bank sentral milik AS, melainkan sebuah bank swasta di AS. Bisa di bilang hanya 10% sahamnya di bank ini. The Fed juga yang mengatur seluruh penciptaan, penyaluran dan perputaran uang di seluruh dunia, termasuk Indonesia melalui Bank Indonesia (BI). Sistem kerja The Fed juga terbilang kotor, ia bisa memutuskan setiap kontrak tanpa terkena sangsi dari pemerintah AS sendiri. Kenapa bisa begitu? Ya, sistemnya memang telah di desain seperti itu. Selain itu, kebanyakan  masyarakat AS menganggap bahwa lahirnya The Fed adalah untuk menstabilkan ekonomi negerinya yang dilanda oleh krisis keuangan. Padahal sejatinya The Fed bukanlah diciptakan untuk itu. Pemerintah AS sendiri sempat memiliki hutang kepada The Fed sehingga AS sendiri harus membuat income tax atau pajak penghasilan. Demi melunasi hutangnya, Presiden AS saat itu, Roosevelt sampai-sampai harus mereorganisasi pemerintahan AS dengan menjadikannya perusahaan, namun alih-alih ingin menyelamatkan perekonomian AS, malah AS yang telah menjadi perusahaan, bangkrut. Kebangkrutan ini secara langsung menyebabkan SELURUH AS dikuasai oleh The Federal Reserve, termasuk warganegaranya dan aset-asetnya. Tentang hal ini, memang sepertinya, sampai saat ini pemerintah AS masih menutupnya rapat-rapat. Henry Ford sendiri sempat berseloroh, “Barangkali ada bagusnya rakyat Amerika tidak mengetahui asal-usul uang, karena jika mereka mengetahuinya, saya yakin esok akan timbul revolusi.”

IMF. IMF atau International Monetery Fund atau Dana Moneter Internasional adalah sebuah badan yang bertugas memberikan pinjaman uang (utang berbunga tinggi) kepada sebuah Negara miskin atau yang sedang dilanda krisis ekonomi hebat, seperti yang terjadi pada Indonesia tahun 1997 silam. IMF lahir lewat perjanjian di Bretton Woods, New Hamsphire AS pada Juli 1944. Badan keuangan imperialis ini sempat mati, namun secara terselubung pada 18 Desember 1971, IMF dihidupkan lagi oleh AS lewat perjanjian Smithsonian Agreement di sebuah institut bernama sama dengan nama perjanjian ini.

World Bank. Selain melahirkan IMF, pada Perjanjian Bretton Woods juga melahirkan sebuah lembaga keuangan bernama International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) yang kemudian lebih dikenal sebagai World Bank atau Bank Dunia. Proyek peminjaman uang ini sebenarnya sangat tidak relevan dengan kebutuhan rakyat lokal karena seperti diketahui Bank Dunia terbukti telah menghancurkan perekonomian lokal itu sendiri. Ia telah membuat negeri miskin tambah miskin. Nando Baskara (2008) mengatakan, meskipun kedua lembaga ini (IMF dan Bank Dunia) mempunyai misi yang berbeda tapi pada hakikatnya bermain pada area yang sama, yakni, menjadikan negara-negara yang berdaulat sebagai daerah jajahan mereka. Bank Dunia merupakan lembaga yang beroperasi berdasarkan iuran para anggotanya. Namun demikian, karena hal inilah ia lebih mudah dikuasai oleh negara penyumbang dana terbesar, seperti AS dan para negara-negara besar lainnya.

Golden Dawn. Golden Dawn adalah salah satu ordo yang bergerak dibidang kebatinan yang mempelajari Hermetika, Pythagorean, Neoplatonik dan lain sebagainya beserta ruang lingkup tradisi dari ilmu-ilmu satanis tersebut atau bisa dibilang sebuah organisasi kebatinan semacam Teosofi. Golden Dawn didirikan oleh Mathers bersaudara (MacGregor Mathers dan Moina Mathers) pada tahun 1888. Organisasi kebatinan ini memiliki ritual yang berhubungan dengan ritual Rosicrucian. Di lain kata merupakan bagian dengan Rosicrucian.

Free Trade Organisations. Ini adalah nama lain dari perjanjian-perjanjian perdagangan seperti GATT (perjanjian yang melahirkan WTO), NAFTA, APEC dan lain sebagainya yang sepertinya memasarkan ataupun mempromosisikan hal-hal yang kelihatannya baik dan bagus dan juga menunjukkan kooperasi yang akrab dengan orang-orang di dunia. Padahal faktanya, pelayanan ‘perdagangan bebas’ membuat semua negara percaya kepada konsumerisme global yang didominasi oleh perusahaan-perusahaan multinasional. Dengan tidak adanya pajak dari pengimporan barang berarti tidak adanya perlindungan keuangan dari rumah produksi. Tanah dan masyarakat dari negara berkembang bagaimanapun akan dibuka untuk pengeksploitasian oleh perusahaan global dan tentu saja industri-industri di negara berkembang akan kehilangan mata pencahariannya dan bisa saja gulung tikar.

The United Nations. The United Nations atau biasa disingkat UN atau disebut juga Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) adalah sebuah organisasi yang menyelesaikan setiap permasalahan dikenal oleh masyarakat dunia tidak melalui perang, tetapi dengan sebuah dialog. Tetapi, pada faktanya, satu dari alasan utama adalah hanya sekedar basa-basi, seperti yang terjadi pada PD II. PBB pada awalnya diciptakan oleh CFR pada 1941, empat tahun sebelum menjadi lembaga khusus yang menaungi para perwakilan lebih dari 50 negara anggota. Delegasi AS lah yang merencanakan pertemuan di San Fransisco pada Juni 1945, termasuk 74 anggota CFR. Mayoritas orang-orang yang bekerja di PBB adalah orang-orang yang sebenarnya bekerja untuk menciptakan perdamaian di muka bumi ini. Bagaimanapun juga ada satu sarana dari pemerintahan dunia dan tentara dunia lebih dari enam Sekretaris Jendral (Sekjen) PBB yang mempromosisikan pendirian The New World Order (Tatanan Dunia Baru, seperti rencananya AS saat ini). Kebanyakan dari area-area dari kehidupan kita telah diglobalisasikan oleh organisasi-organisasi dibawah PBB yang mempunyai alasan berbeda untuk yuridiksi internasional—WHO, UN Population Fund, UN Environment Programme, UNESCO (untuk pendidikan, IPTEK dan budaya).

European Union. Biasa disebut Uni Eropa adalah sebuah lembaga persatuan Negara-negara Eropa, semacam PBB. Uni Eropa seperti halnya PBB juga disertai dengan campur tangan orang-orang dari CFR dan Bilderberg Group. Di lain kata, lembaga ini juga telah berhasil dikendalikan oleh para Luciferian baik yang disadari maupun tidak.

FEMA. Federal Emergency Management Agency atau biasa disingkat FEMA salah satu bagian dari jaringan Freemasonry-Illuminati di AS didirikan lewat Surat Perintah Eksekutif No. 12148. FEMA bukanlah badan resmi pemerintah bahkan kebanyakan dari masyarakat awam AS tidak mengetahui tentang keberadaan badan rahasia ini, yang lebih menyerupai Pemerintahan Rahasia di AS. FEMA dituding berada dibalik peristiwa WTC 9.11, kerusuhan di Los Angeles pada 1989 dan sebagainya.

NASA. NASA diciptakan untuk membuat perjalanan ke luar angkasa menjadi hal yang mungkin terjadi. Apollo Space Program membohongi pikiran kita bahwa seorang manusia dapat menjelajahi dan berjalan di atas bulan. Padahal setiap mission Apollo dilatih secara hati-hati dan kemudian difilmkan di sound stage yang luas di lokasi ujicoba Atomic Energy Commissions Top Secret, yang berada di Gurun Nevada, AS atau di studio tertutup dan terlindungi milik Walt Disneys yang menyerupai suasana di bulan. Selain itu, semua nama, misi-misi, landing site dan kegiatan-kegiatan Apollo Space Program berasal dari nama-nama kepercayaan Okultisme, ritual-ritualnya, dan simbologi dari agama rahasia Illuminati, seperti angka 13, Aquarius Age, EVA dan lain sebagainya.

Demikianlah sekelumit tentang biografi singkat organisasi-organisasi Pagan-Kabbalis—meskipun masih banyak organisasi-organisasi rahasia lainnya yang bisa jadi tertutup kabut reportase para peneliti Barat ataupun dunia, sehingga kita tidak mengetahuinya dan mengenalnya lebih jauh—yang berpencar namun bergerak dalam agenda, misi dan visi yang sama (yang seharusnya dicontoh dan dimiliki oleh setiap gerakan Islam, tentu saja dalam tataran strategi pergerakan) yakni melapangkan jalan bagi kedatangan Dajjal atau The Christ pada peristiwa Second Coming (bahasa lainnya: Armageddon/Maranatha/Kiamat) nanti di akhir zaman. Sebuah peristiwa dimana perang nyata antara bala tentara Allah (Tauhid) dan  bala tentara Dajjal. Seluruh agama (utamanya agama langit) di dunia ini meyakini tentang peristiwa berskala besar ini, tentu saja menurut versi kepercayaan masing-masing.

Di bagian selanjutnya akan diteruskan dengan daftar dinasti-dinasti berpengaruh di dunia, yang ternyata berhasil menguasai dunia dengan bermain dibelakang layar. Siapa-siapa saja mereka? Dan, bagaimana peranan mereka terhadap percaturan situasi dan kondisi setiap peristiwa dunia? Ikuti paparan lengkapnya beberapa hari lagi. Jangan dilewatkan! (mugiwara no nakama/bersambung)

Special and big thanks for the informations to: Ivan Fraser & Mark Beeston, Anthony Sutton, Kerry Richardson, Kris Millegan, Wes Penre, R Joseph Phd, Alex Jones, Rizki Ridyasmara, Nando Baskara, Edward Griffin, Jerry D Gray, ZA Maulani, William Guy Carr, RIE, Near.

Iklan

2 thoughts on “BERAWAL DARI KEDATANGAN DAJJAL dan NAFSU MENGUASAI (BAG.III)

  1. Tulisan yang bagus tapi belum menyentuh ke hakekat tertinggi, kalau anda belum pernah masuk ke wilayah ordo-ordo esoterik ini dan mempelajari ajarannya secara open-minded maka jangan memberikan suatu kesimpulan bahwa mereka ini sesat. Indonesia boleh dibilang dalam laju spiritualitas universal masih terbelakang, hal ini ya akibat segelintir orang yang punya fanatisme dan fundamentalisme yang berlebihan dan tak bisa melihat tataran kebenaran yang lebih tinggi. Tulisan anda semuanya benar, tapi tetap ada kebenaran yang lebih tinggi dari ini semua. Teorin konspirasi berlebihan dan memang sengaja disebarkan oleh antek-antek fundamentalisme agar perkembangan ordo-ordo esoterik ini terhambat. padahal mereka punya misi suci yakni persatuan dunia yang harmonis. Banyak sekali orang Indonesia yang menjadi anggota mereka dan hanya tertawa saja melihat ulah-ulah kalian, padahal jika anda masuk ke wilayah ordo esoterik ini , anda akan lebih memahami kebenaran sejati. Semoga anda tercerahkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s