THE MASONIC FILM INDUSTRY SERIES (Part III): GERBANG BABILON dan PIALA OSCARS

babylon-gate040408Pintu masuk yang aneh ke teater adalah rekreasi massif dari Gerbang Babilon yang berasal dari DW Griffith si tidak toleran (Griffith adalah juga anggota Freemason).  Di tembok gerbang Babilon, kita bisa melihat relief daripada Ashur dan Dewa berkepala burung Niisroch, yang keduanya merepresentasikan sisi yang berbeda dari Horus. Selain itu, dekat ujung bibir gerbang ada desain bingkai yang dibuat dari 17 objek bayangan lubang kunci. Hal ini juga bisa dijumpai dibelakang gerbang Babilon berdiri Renaissance Hotel, yang berlokasi di blok 1700 dari Highland Ave.

kodak-entrance040408Baik dan benar, bukan? Sekarang tanyakan pada dirimu? Apakah nama surga yang dilakukan di halaman gedung yang dikelilingi oleh tembok dimana perayaan penghargaan terhadap orang-orang terkenal dilakukan setiap tahun?

Tahukah anda koneksi yang kuat yang berhubungan dengan Oscars? Maksudku simbolisme yang nyata tetapi yang ceritanya ditutupi?

oscar3040408Dan siapa sebenarnya Oscars? Baiklah, sebagai sebuah poin yang lain, ketika lahir ia sangat kuat menyerupai Ptah, Dewa pemahat (baca: mason) dan sering dihubungkan dengan Osiris. Oscars juga dikenakan sebagai penggambaran dari Osiris itu sendiri. Semuanya lebih mengagumkan ketika anda mengingat-ingat nama dari pseudo-homofonik Ausur. Atau, tidak ada seorang pun yang mengetahui secara pasti darimana nama “Oscars” itu diambil.

horus_sm040408Dari cara yang aneh ini, membuat diriku merasakan sedikit nostalgia untuk melihat Hollywood, (Piala) Oscars, Freemasonry dan semuanya yang berasal dari The National Stage. Freemasonry terkadang sempat mundur, dan tugas utamanya pertama bermain bersama jaringan Masonik, dan barangkali digantikan oleh perkumpulan senior, seperti, Skul and Bones, Scroll and Key, atau barangkali oleh rahasia sebenarnya, sebuah perintah yang kita tidak pernah tahu. Hollywood menjual sobekan dari jiwanya yang kembali dan eksis hanya untuk tiket besar hayalan dan film-film sci-fi yang diproduksi secara masterful. Oscars (Academy Awards) merefleksikan sobekan dari Hollywood tersebut, dimana orang-orang yang didalamnya lebih peduli untuk merayakan beberapa film berkualitas yang masih diproduksi disana saat orang pergi untuk makan popcorn yang tidak pernah dinominasikan.  (Christopher loring knowles/illuminati news/tamat)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s