STARGATE dan MISTERI ARSITEKTURAL DUNIA

Belakangan isu-isu terkait kiamat di tahun 2012 ramai dibincangkan. Secara garis besar ini juga tidak dapat kita pisahkan dari isu-isu terkait konspirasi 2012 (Dalam waktu dekat beberapa isu yang berhubungan dengan ini akan kami bahas di serial “Berawal dari kedatangan Dajjal dan Nafsu Menguasai”). Salah satu isu yang dilempar adalah Stargate (Gerbang Bintang).

Apakah sebenarnya hal itu?

Nah, untuk mengetahui hal ini. Kita harus merunutnya jauh ke belakang.

“Sejak zaman dahulu—piramida tertua di dunia diyakini berada di Bosnia yang berusia lebih tua ketimbang Piramida di Mesir yang dibangun Firaun—piramida dijadikan sebagai The Sacred Geometry atau bangunan yang memiliki angka-angka arsitektural suci yang lazim digunakan sebagai tempat ritual bagi kelompok-kelompok Luciferian untuk menyembah dewanya atau berkomunikasi dengan sang dewa. Banyak literatur yang bisa kita temukan terkait fungsi dari piramida ini,” tulis Rizki Ridyasmara dalam salah satu lembar jawaban konsultasi yang diasuhnya di Eramuslim.com.

Ia melanjutkan, “Beberapa ahli persaudaraan kuno (persaudaraan kuno ini sekarang dikenal sebagai kaum globalis yang berada di balik organisasi-organisasi internasional dan mengendalikannya, salah satunya PBB dan World Bank) meyakini jika mereka selama bertahun-tahun telah menyiapkan satu jaringan medan energi di bumi ini guna dipakai untuk menjelang kedatangan Messiah. Medan energi ini bisa tercipta dengan dibangun sejumlah bangunan-bangunan dengan arsitektural khusus di titik-titik tertentu di berbagai penjuru bumi. Arsitektural khusus ini meliputi bentuk bangunan piramida, obelisk, dan oktagonal. Sedangkan wilayah-wilayah khusus bagi mereka terangkum dalam apa yang disebut sebagai Leylines. Dan pintu-pintu khusus yang dipercaya terhubung dengan dunia luar disebut sebagai Vortex. Film-film  popular Hollywood menyebutnya sebagai Gerbang Bintang atau Stargate.”

“Guna menyiapkan medan energi khusus untuk menyambut kedatangan Messiah mereka inilah, kelompok ini bekerja di seluruh dunia untuk membangun berbagai gedung dan bangunan dengan ciri arsitektural khusus di atas. Mereka juga meracuni pikiran-pikiran umat manusia (The Mind Controlling) agar bisa menerima semua kerja, keyakinan, dan juga akrab dengan simbol-simbol mereka,” demikian Rizki Ridyasmara.

Nah, jika mencermati bangunan-bangunan penting di muka bumi ini, kita akan mengetahui kalau ternyata bangunan-bangunan tersebut telah dibangun pada titik persilangan (leylines). Leylines sendiri adalah penjajaran hipotesis atas garis geografis beberapa tempat, seperti monumen kuno atau megalitikum. Istilah leylines ini pertamakali digunakan pada tahun 1921 oleh Arkeolog amatir bernama Alfred Watkins dalam bukunya “The Old Straight Track” (Archenar & Noriaaga; 2009). Leylines mengungkapkan titik energi strategis di muka bumi. Ketika bentuk-bentuk bangunan geometri suci (sacred geometry) seperti diatas, leylines dan arsitektural diselaraskan, maka akan terbentuk Stargate, yang membuat pintu menuju dimensi lain yang saling bersinggungan terbuka.

Lantas, bangunan seperti apa yang dimaksudkan? Ya, bisa jadi bangunan itu adalah Obelisk, Piramid, oktagonal dan sebagainya. Bahkan, dari video The Diary of Dajjal disebutkan kalau sebagian bangunan penunjang energi ini telah dibangun di Dubai, Uni Emirat Arab. Percaya atau tidak, itu kembali lagi kepada diri kita sendiri. (eramuslim/the diary of dajjal/mugiwara no nakama).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s