TERNYATA FACEBOOK MENJADI ALAT MATA-MATA ISRAEL

Sekarang ini, Facebook sudah tidak asing lagi dengan politik dan sering digunakan untuk mengatur protes atau oposisi memulai kampanye, seperti dalam kerusuhan di Iran. Atau di Indonesia dalam melawan korupsi beberapa pekan terakhir ini. Inilah perkembangan laporan tentang Facebook. Situs jejaring sosial itu, jelas-jelas disinyalir sebagai alat Israel untuk memata-matai orang-orang Islam dan mendapatkan informasi yang berharga mengenainya. Seperti kita ketahui, di Facebook, para penggunanya bisa memperbaharui status mereka atau posting foto keluarga.

Menurut Indonésie Magazine di Prancis, intelijen Yahudi memberikan wawasan berharga dalam kegiatan politik yang terjadi di negara-negara musuh. Selain itu, Israel fokus pada pengguna Facebook, terutama kepada Arab dan Muslim. Kenyataan bahwa Israel menggunakan Facebook untuk memata-matai orang-orang Arab tidak hanya terbatas pada laporan media, tapi hal ini merupakan sentimen umum bersama oleh orang-orang di wilayah ini.Israel menggunakan informasi yang diperoleh melalui halaman Facebook mereka itu untuk menganalisis aktivitas mereka dan memahami bagaimana mereka berpikir.

Duta besar Israel di Paris menuduh majalah ini dengan “mengungkapkan rahasia bagi musuh.” Indonésie mengatakan bahwa saat ini orang-orang telah bekerja sebagai mata-mata tanpa menyadari hal itu. Cukup dengan login ke chat room dan berbicara tentang apa saja dengan seseorang lain yang ia tidak tahu.

Nah, setelah itu, pada tahap berikutnya, informasi dan analisis akan segera digunakan. Israel mempunyai sejarah panjang spionase di Timur Tengah dan negeri Muslim.

Dari catatan yang ada, selama perang tahun 1956, 1967 dan 1973, Israel menggunakan seluruh halaman obituari di koran-koran Arab, memimpin tentara Mesir untuk melarang penerbitan berita kematian personil militer.

Dengan Facebook, Israel dan Amerika Serikat tidak perlu lagi kertas untuk membuat pemetaan dalam misi kependudukan mereka. Cukup menggunakan Facebook untuk mempromosikan ide-ide tertentu menyusupkan isu sosial tertentu dan struktur politik dari negara tertentu.Menurut laporan media Israel, perang sebenarnya sudah dimulai ketika koran-koran sudah memuat berbagai berita tentang peperangan.Facebook merupakan aktivitas rahasia Israel yang ditemukan pada Mei 2001.

Gerard Niroux, Profesor Psikologi di Universitas Provence Prancis yang juga menulis buku The Dangers of The Internet, berkata. “Facebook adalah sebuah jaringan intelijen Israel yang terdiri dari psikolog yang memikat para pemuda dari dunia Arab, terutama dari negara-negara yang terletak di dalam jangkauan konflik Israel-Palestina di samping negara-negara di Amerika Latin,”Niroux mengatakan sejumlah besar orang-orang menggunakan situs jejaring itu untuk bertemu orang lain dan itu sebenarnya tidak aman. “Sangat mudah untuk memata-matai orang menggunakan perempuan,” katanya kepada majalah itu.I

ni bukan pertama kalinya Israel dituduh menggunakan Facebook untuk memata-matai orang. Pada bulan April 2008 surat kabar Yordania Al-Haqiqah al-Dawliya menerbitkan sebuah artikel berjudul “The Hidden Enemy” membuat klaim yang sama.Koran itu menyatakan bahwa sangat berbahaya bagi khususnya kaum muda, yang seringkali mengungkapkan data pribadi tentang diri mereka di Facebook karena itu merupakan semua hal yang bisa diketahui oleh orang lain dengan mudah.

Nah, Facebook tentunya tidak menemukan kesulitan itu, karena seperti kita ketahui, umat Islam dan generasi mudanya, secara berbondong-bondong pro-aktif berkelayapan di situs ini, bahkan sekadar untuk meng-up-date status yang lagi makan mie ayam atau mungkin ke kamar mandi. (eramuslim/mugiwara no nakama)

2 thoughts on “TERNYATA FACEBOOK MENJADI ALAT MATA-MATA ISRAEL

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s