MESIN-MESIN PENCARI MENYENSOR CLIMATEGATE?

Sebuah dokumen fantastis yang ditulis oleh Christopher Booker dari London Telegraph mengekspos kepalsuan isu perubahan iklim. Tulisan ini naik cepat ke peringkat atas karena paling banyak dicari di mesin pencari Google News, dengan subjek “global warming.” Namun, entah kenapa, hanya beberapa jam, tulisan ini hilang dari Google News.

“Apa yang terjadi dengan Google? Saya hanya bertanya karena tadi malam ketika saya mengetik “global warming” ke dalam Google News top item yang ditulis oleh superb analisis, Christopher Booker dari skandal Climategate,” tulis James Delingpole. “Tulisan itu masih menduduki peringkat artikel yang paling banyak dibaca dari seluruh operasi online Telegraph—430 komentar dan dukungan—begitu misterius belum ada feature yang ketika kita mencarinya sama seperti yang ini. Malahan, item feature top adalah milik blogger yang mendorong agenda AGW-nya Al Gore. Barangkali ini bukanlah ancaman seperti ini. Barangkali, beberapa kecerdasan pembaca Google dapat member pencerahan kepada saya,” demikian Dellingpole.

Blogger yang lain mencatat bagaimana versi lain dari artikel muncul, tetapi yang asli telah “hilang,” meskipun faktanya artikel lain London Telegraph menunjukkan hasil peringkat teratas ketika menjadi headline media ini. “Itu menggunakan tali pencari: “Climate change: this is the worst scientific scandal of our generation”—dimana adalah potongan dari headline penuh. Itu menunjukan dimana telah ada kutipan penuh dari situs lain, tetapi untuk kolom Booker disana tidak ada tandanya,” tulis Richard North.

Dalam hal ini, hasil pencari terhadap tulisan-tulisan Christopher Booker yang lalu tetap muncul sebagai link teratas—itu hanya keterangan-keterangan artikel ini terlihat telah menjadi target pensensoran. Menghilangkan dari daftar yang sama dapat dilihat di website mesin pencari terkenal lainnya seperti Bing dan Yahoo. Walaupun faktanya Google telah dapat memainkan hasil-hasil pencariannya di masa lalu, namun di sisi lain lebih terlihat seperti sebuah “inside job.” Hal ini muncul jika satu dari redaktur Telegraph telah pergi ke belakang dari sistem manajemen konten Telegraph dan mengecek sebuah opsi mencegah mesin pencari-mesin pencari dari mendaftarisikan sebuah keterangan artikel.

Saya kira ini bukanlah isu Google saja. Masalah ini barangkali adalah kebohongan yang menjadi pekerjaan rumah—terlihat seperti musuh dalam selimut, yang barangkali menggunakan ini, atau sesuatu seperti itu,” tulis North, menghubungkan kepada sebuah kode yang disisipkan ke dalam sebuah halaman web dalam perintah untuk membloknya dari menjadi “jelabah.” Ini adalah sesuatu yang dilakukan untuk mencegah pengrobekan situs atau hack-hack lainnya, tetapi itu juga berefek kepada mandulnya mesin-mesin pencari dari kemampuannya mendaftarkan halaman dalam hasil-hasil mereka.

Faktanya ini telah mengerahkan hanya satu artikel terkait yang beberapa lebih meningkat di Telegraph dari selimut hangat yang peduli terhadap bagaimana artikel menjadi mematikan dan berisi hal itu yang menjalar.

Faktanya ini usaha untuk memsabotase yang telah menjadi sebuah cerita dalam dirinya yang barangkali hanya berarti artikel-nya Booker akan dibaca oleh banyak orang, pada saatnya kelicikan telah dilenyapkan. (infowars/mugiwara no nakama)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s