THE HISTORY OF BILDERBERG (Part II)

Di tahun 2007  (naskah ini dirilis pada tanggal 21 Mei 2007, –pent.) ini para delegasi ini sekali lagi berasal dari para politisi yang sangat penting, para pebisnis, banker-banker utama, para komisi Eropa dan eksekutif dari perusahaan media barat. Mereka akan bergabung di meja yang dipimpin oleh dewan Kerajaan Eropa, dipimpin oleh Queen Beatrix, saudara perempuan dari penemu Bilderberg, mantan Nazi, Prince Bernhard dari Belanda dan Presiden Bilderberger, Etienne Davignon, Wakil Ketua,

Suez-Tractebel dari Belgia (Data mengenai daftar nama-nama peserta konferensi Bilderberg Club pada tahun 2007 lalu ini akan dilampirkan pada edisi terakhir tulisan ini, –pent.).

Queen Beatrix

Prince Bernhard

Diantara nama-nama yang yang muncul dari daftar kunjungan yang diinisialkan dimana jurnalis ini telah mengaksesnya pada Januari 2007, keluar nama-nama yang saat ini sedang bermasalah, John Browne, Kepala Petugas Eksekutif British Petroleum dan yang sedang bermasalah dan mantan ketua yang dipecat dari World Bank, Paul Wolfowitz. Hal itu akan menarik untuk disimak jika sedikit pria-pria ini muncul di Bilderberg 2007. Para Bilderberger (sebutan untuk anggota Bilderberg, –pent.) tidak masalah mengajak menyelinap masuk selama mereka tidak bertindak  atas kelakuan yang jauh dari sorotan dan kecermatan publik. Pertamakali diekspos, tersangka yang resmi tercatat. Lord Conrad Black, mantan Kepala Eksekutif Hollinger media group adalah contohnya.

Bernard Kouchner

Dua nama lainnya dari daftar resmi Januari 2007 pasti menaikkan alismata kita. Satu dari daftar undangan tersebut adalah Bernard Kouchner, Menteri Luar Negeri baru yang ditetapkan dalam sayap kanan pemerintahan Nicolas Sarkozy di Perancis. Kouchner adalah mantan pendiri ONG Doctors tanpa Borders. Dia telah absen dari Bilderberg 2006 di Ottawa, Kanada.

Mungkinkan posisi Pemerintahan telah disusun secara prioritas untuk Pemilu Perancis?

Mahmood Sariolghalam

For my money, penampilan mengejutkan dari penghargaan tahunan harusnya diberikan kepada Mahmood Sariolghalam, Asosiasi Profesor dari Hubungan Internasional, Sekolah Ekonomi dan Ilmu Politik, Universitas Negeri Iran.

Apakah yang dilakukan oleh seorang warga Iran di sebuah aliansi NATO yang dikontrol konferensi Bilderberg?

Kita akan mengetahuinya segera. Bilderberg 2007 tentu saja adalah waktu yang baik untuk melihat dibalik peristiwa.

Lantas apa saja yang dibicarakan di Konferensi Bilderberg 2007 yang mengambil tempat di Turki dan dilaksanakan pada tanggal 31 Mei-3 Juni itu?

Nantikan lanjutan tulisan penulis sekaligus peneliti organisasi rahasia Bilderberg yang telah melahirkan buku berjudul “Club Bilderberg” ini pada edisi selanjutnya blog ini! (daniel estulin/bersambung)