AMANKAN DUNIA MAYA, OBAMA PILIH “SATPAM” ERA BUSH

Setelah berbulan-bulan melakukan pergulatan dan penundaan, Presiden Barack Obama akhirnya memilih seorang koordinator nasional keamanan dunia maya untuk diserahi tanggung jawab mengorganisir dan mengelola jaringan digital AS yang semakin rentan.

Obama telah menunjuk Howard A. Schmidt, seorang pakar keamanan komputer yang sebelumnya bekerja untuk pemerintahan Bush, demikian kata seorang pejabat senior Gedung Putih, yang tidak bersedia menyebutkan namanya karena penumuman resmi (penunjukan Schmidt) baru akan dilakukan pada hari Selasa waktu setempat (Rabu 23/12 besok).

Terpilihnya Schmidt terjadi 10 bulan berselang setelah Obama mendeklarasikan keamanan dunia maya sebagai sebuah prioritas dan memerintahkan sebuah proses peninjauan ulang.

Pejabat tersebut mengatakan bahwa Obama ikut terlibat dalam proses seleksi calon koordinator keamanan dunia maya dan menjatuhkan pilihan kepada Schmidt setelah melalui proses yang panjang lebar. Schmidt dipilih dengan pertimbangan latar belakang dan kemampuan yang dimilikinya. Schmidt akan mendapatkan akses reguler dan langsung terhadap Presiden Obama untuk masalah keamanan dunia maya.

Obama merilis penemuan mengenai tinjauan ulang keamanan dunia maya tujuh bulan lau, Obama berjanji bahwa Gedung Putih akan menunjuk seorang koordinator dunia maya untuk menangani salah satu masalah yang disebutnya sebagai salah satu tantangan keamanan nasional dan ekonomi yang paling serius yang dihadapi AS.

Para pemimpin perusahaan keamanan komputer merasa frustrasi terhadap Gedung Putih karena penunjukan kooedinator dunia maya selalu tertunda, mereka juga mempertanyakan klaim pemerintah yang menjadikan keamanan cyber sebagai prioritas.

Pada saat yang bersamaan, para pakar dunia maya dan para kandidat koordinator keamanan dunia maya mengatakan bahwa suntikan dana dan kewenangan koordinator keamanan dunia maya dalam mengeluarkan keputusan harus ditambah agar mencapai keberhasilan.

“Dari sudut pandang industri, ada banyak orang yang mulai berpikir bahwa masalah-masalah lain yang dihadapi AS, seperti masalah Afghanistan, membuat prioritas keamanan dunia maya menjadi berkurang,” kata Roger Thornton, kepala bidang teknologi Fortify Software yang juga merupakan seorang pakar keamanan dunia maya. “Jika benar demikian, maka hal itu dapat dimengerti, namun hal itu menyedihkan.”

Penunjukan Schmidt memperlihatkan betapa kepentingan ekonomi dan bisnis di Gedung Putih lebih banyak berpengaruh dalam proses seleksi. Schmidt, presiden dan direktur eksekutif Information Security Forum, sebuah konsorsium nirlaba internasional yang melakukan penelitian dalam bidang keamanan informasi, menjabat sebagai kepala keamanan Microsoft dan kepala keamanan cyber untuk situs pelelangan raksasa, eBay. Menurut kabar yang berhembus, Schmidt diprioritaskan oleh direktur NEC (Dewan Ekonomi Nasional), Lawrence Summers.

Thornton mendukung pemilihan Schmidt, ia mengatakan bahwa koordinator keamanan tersebut merupakan sosok yang kuat jika dilihat dari berbagai sudut pandang.

“Saya rasa, dia akan mampu membuat semua orang berkompromi dan melangkah maju,” kata Thornton.

Sistem jaringan komputer pemerintah AS seringkali mendapatkan serangan dan dipindai jutaan kali dalam satu hari. Para hacker dan penjahat dunia maya merupakan ancaman utama bagi sistem komputer AS. Mereka mempergunakan teknologi yang amat canggih untuk mencuri uang atau informasi. AS juga mengklaim bahwa ada negara-negara yain yang mencari-cari kelemahan sistem AS untuk mencuri dokumen atau teknologi rahasia, atau menghancurkan jaringan yang berperan penting dalam urusan pemerintahan.

Pada awal bulan lalu, para hacker tidak dikenal mampu membobol dan melumpuhkan situs web milik pemerintah AS dan Korea Selatan.

Schmidt, yang dianggap sebagai pakar forensik komputer, telah menghabiskan waktu 40 tahun dalam karirnya, termasuk 31 tahun mengabdi pada pemerintah negara bagian dan pemerintah pusat, termasuk menjabat sebagai wakil ketua Dewan Perlindungan Infrastruktur dalam masa pemerintahan George W. Bush. Schmidt juga smpat menjadi penasihat FBI dan bekerja untuk Pusat Intelijen Obat-Obatan Nasional.

Para anggota kongres, pengusaha dan pakar keamanan dunia maya menyerukan kepada pemerintah pusat untuk melakukan upaya yang lebih terkoordinir untuk memonitor dan melindungi sistem AS dan bekerjasama dengan sektor swasta untuk memastikan bahwa sistem transportasi, sumber energi dan jaringan sensitif lainnya telah terlindungi.

Obama berjanji bahwa koordinator keamanan dunia maya yang baru akan mendapatkan akses reguler ke Ruang Oval Gedung Putih. Namun, para kritikus mengkhawatirkan bahwa koordinator baru tersebut hanya akan terjebak dalam lingkar birokrasi.

“Bukannya menjadi penguasa dunia maya, Schmidt hanya akan menjadi pesuruh dunia maya,” kata James Lewis, seorang pakar keamanan dunia maya dan juga pejabat senior Pusat Studi Internasional dan Strategis di Washington. “Ada banyak hal yang menanti-nantikan siapa yang akan menjabat, namun jabatan ini bukanlah jabatan kelas satu, dia bukan seorang pejabat yang bisa melapor lansung kepada presiden.”

Dalam sebuah surat kepada Obama, TechAmerica – yang mewakili 1.500 perusahaan – mengatakan bahwa penunjukan koordinator tersebut merupakan hal yang mendesak. “Karena pihak-pihak yang mencoba menyerang Amerika, dengan mengeksploitasi infrastruktur, digital terus meningkatkan upaya mereka.”

Dengan segudang masalah yang harus dihadapi dan diselesaikan, seperti masalah tunjangan kesehatan, penanganan perang Afghanistan, dan upaya bangkit kembali dari keterpurukan ekonomi, Obama hanya memiliki sedikit waktu untuk meletakkan fokus pada dunia maya. (suara media)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s