ISRAEL TANGKAP PELAKU PEMBAKARAN MASJID

Polisi Israel mengatakan hari Kamis kemarin (31/12) bahwa mereka telah menangkap seorang remaja dari pemukiman Yahudi yang dituduh sebagai tersangka dalam serangan vandalisme berupa pembakaran di sebuah masjid di desa Palestina Tepi Barat yang diduduki, tiga minggu lalu.

Pengacara remaja tersebut – Yehuda Shoshan mengatakan bahwa remaja itu dekat dan terpengaruh oleh ide-ide ekstrimis Rabbi Meir Kahane, seorang Rabbi yahudi ekstrimis yang dilahirkan di AS dan menjadi politikus namun dilarang oleh parlemen Israel karena menyerukan pengusiran bangsa Palestina, Kahane sendiri akhirnya dibunuh pada akhir 1980-an di New York.

Seperti diberitakan sebelumnya, Para pejabat Palestina mencurigai segerombolan pemukim Yahudi di Tepi Barat melakukan aksi vandalisme terhadap sebuah masjid pada hari Jumat kemarin (11/12), mereka membakar perpustakaan masjid dan menuliskan pesan penuh kebencian dalam bahasa Ibrani di desa Yasuf Tepi Barat utara.

Walikota wilayah itu, Abdul Rahim Musleh, mengatakan kepada kantor berita Palestina bahwa api yang mereka sulut telah menghancurkan salinan Al-Quran dan karpet yang berada di dalam masjid.

Salah satu pesan kebencian yang disemprotkan pada dinding berbunyi: “Bersiaplah untuk membayar harga dari semua ini.” Pesan lain berbunyi: “Kami akan membakar kalian semua.”

Warga desa berhamburan ke masjid untuk memadamkan api. Keamanan Otoritas Palestina juga segera tiba di lokasi dan mulai melakukan investigasi.

Masjid modern tersebut berdiri di pusat desa yang berpenghuni sekitar 2.000 rumah warga Palestina. Area tempat masjid itu berada merupakn tempat tinggal bagi sebagian dari pemukim yahudi garis keras yang mendukung kebijakan “label harga” di mana mereka menyerang warga Palestina sebagai balasan untuk setiap kebijakan pemerintah Israel.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam aksi vandalisme pada 10 desember lalu dan mendesak polisi untuk mengambil langkah-langkah khusus untuk mencari pelaku yang membakar karpet masjid, dan salinan Alquran serta mencoret-coret dinding masjid dalam bahasa Ibrani dengan kata-kata rasialis. Belum jelas apakah tersangka akan didakwa di pengadilan atau diinterogasi dan kemudian dilepaskan kembali. (eramuslim/mugiwara no nakama)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s