NASIHAT BUAT MEDIA KONSPIRASI

Situs konspirasi atau media alternatif sesuai perkembangan zaman sudah mengalami peningkatan. Baik berupa web, blog maupun majalah. Kehadiran media-media alternatif menurut analisa kami lebih disebabkan oleh kejenuhan masyarakat terhadap berita-berita yang disajikan oleh media cetak atau elektronik tidak lagi “objektif.” Namun akhir-akhir muncul statemen kalau media-media alternatif ini tidak bisa kita percaya sepenuhnya. Mereka memiliki beragam argument, salah satunya media-media ini juga berhasil ditunggangi atau adalah agen-agen para korporat yang kini dikuasai oleh kaum globalis.

Hal ini sebenarnya tidak bisa kita tolak juga, mengingat sebuah berita harus juga mengalami penyeleksian dari si pemilik media. Ada statemen yang kami kutip dari sebuah situs local, yang mengatakan biarkan orang-orang kita yang menyebarkan informasi-informasi yang berasal dari kita. Berikut penulis kutipkan sebuah keterangan terkait media-media alternatif dan teori konspirasi:

Kebenaran itu ada. Seseorang ingin Anda tidak mengetahui kebenaran tersebut. Setiap orang yang hendak mengekspos kebenaran dieliminasi. Ketika beberapa orang kehilangan nyawa di saat-saat awal membuka mulut, yang lain justru telah berbicara bertahun-tahun. Ketika beberapa periset NWO seperti William Cooper, John Todd, Randall N. Baer, Phil Schneider, dan Fritz Springmeier dibunuh atau dipenjara, yang lain justru memberikan kuliah di seluruh dunia, menjual buku, DVD, dan mengudara di TV dan radio.

Mengapa? Hanya ada satu kemungkinan: ucapan mereka tidak mengganggu rencana seseorang yang tidak ingin Anda mengetahui kebenaran. Itulah cerita tentang David Icke, Alex Jones, Zeitgeist, dan truthseekerwhistleblower lainnya. dan

Mustahil mengubur kebenaran, bagaimanapun caranya ia akan keluar. Para elit tahu itu. Jadi mereka berpikir: “Seandainya kebenaran harus keluar, biarlah orang-orang KITA yang menceritakannya.” Jadi mereka mengendalikannya, paham? Itulah mengapa mereka membuat film-film seperti “V for Vendetta”, “Matrix”, dan lain-lain. Maka ketika seseorang menemukan kemiripan dalam dunia riil, mereka cukup bilang: “Kau terlalu banyak nonton film, nak.”Unseen Hand

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s