PALESTINA SIAGA!

Ini dia berita update tentang Palestina hari ini. Silahkan disimak…

Pesawat-pesawat tempur Israel membom Jalur Gaza pada di ini hari Jumat, melukai sedikitnya dua warga Palestina. Pesawat-pesawat tempur itu menargetkan Jalur Gaza selatan hari Jumat pagi, beberapa jam setelah sebuah proyektil buatan menewaskan seorang warga negara asing di Israel selatan.

Tidak ada laporan korban jiwa segera setelah rudal yang menghantam setidaknya empat sasaran dalam kantong pantai, di antaranya dua daerah terbuka di Khan Younis, sebuah terowongan di sepanjang perbatasan Gaza-Mesir, dan sebuah pabrik, menurut laporan Kator Berita Reuters.

Pejabat keamanan Palestina dan saksi mata mengatakan bahwa pesawat Israel menembakkan ke beberapa sasaran di Jalur Gaza melukai dua orang.

Pesawat-pesawat tempur Israel itu menyerang sebuah bengkel di tiga terowongan Kota Gaza, di bawah perbatasan Gaza-Mesir dan dua lapangan terbuka, menurut saksi dan para pejabat keamanan.

Militer Israel menolak berkomentar mengenai insiden tersebut.

Serangan itu terjadi setelah balas dendam serangan roket dari Jalur Gaza menewaskan pekerja asing Thailand berusia 30 tahun, yang bekerja di rumah kaca di Netiv Ha’asara di Dewan Daerah Pantai Ashkelon, sebelah utara Jalur Gaza.

Serangan udara terjadi yang tidak lama setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara dengan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton melalui telepon.

Jurubicara militer Israel mengatakan kepada kantor berita Ma’an bahwa enam target diserang secara total, termasuk lima terowongan di selatan Gaza dan lokasi pabrik senjata di utara. Dua dari terowongan yang dirancang untuk masuk ke Israel, katanya, dan tiga lainnya dituding untuk penyelundupan senjata.

“IDF tidak akan mentolerir serangan di Israel selatan,” kata pejabat memperingatkan, dengan menambahkan bahwa Israel “meminta organisasi Hamas bertanggung jawab sepenuhnya dalam menjaga ketenangan di Jalur Gaza.”

Pasukan Israel menyerang Jalur Gaza dari timur Kamis malam, kata saksi, bentrok dengan pejuang Palestina di timur Kota Gaza.

Tidak ada laporan cedera dalam kekerasan yang menurut saksi mata terkonsentrasi di dekat Ash-Shuhada Cemetery.

Saksi melaporkan mendengar tembakan dan ledakan di dekat kuburan, serta suara jet tempur melayang-layang di atas kepala.

Seorang jurubicara militer mengatakan, dia tidak mengetahui laporan terbaru, tapi pernyataan terpisah menegaskan bahwa tentara menembak ke arah seseorang di utara.

Orang itu “merangkak di tanah dekat pagar keamanan di utara Jalur Gaza, dekat persimpangan bantuan kemanusiaan Nahal Oz,” kata juru bicara militer.

“Pasukan IDF menembak ke arah ‘tersangka’, namun tidak mengidentifikasi tembakan langsung,” tambahnya.

Radio Tentara Israel melaporkan bahwa seorang pria Palestina terluka oleh tembakan tersebut.

Sementara itu, sebuah peluru meledak di Gaza utara, kata penduduk setempat, rupanya sesaat setelah diluncurkan.

Laporan itu datang sekitar satu jam setelah Israel mengatakan sebuah peluru menghantam daerah Eshkol di dekat Gaza, yang tidak menyebabkan kerusakan atau cedera.

Itu adalah serangan kedua semacam itu di Israel selatan pada hari Kamis, dan yang keempat dalam 24 jam, datang tepat setelah proyektil yang sama menyerang dan membunuh seorang warga negara Thailand di Ashkelon.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengutuk serangan itu, menekankan bahwa semua tindak kekerasan adalah “sama sekali tidak dapat diterima.”

“Semua tindakan seperti itu teror dan kekerasan terhadap warga sipil yang sama sekali tidak bisa diterima dan bertentangan dengan hukum internasional,” kata seorang wakilnya dalam pernyataan yang dikeluarkan di Moskow, di mana sekretaris jenderal dijadwalkan untuk bertemu dengan anggota lain Kuartet pada hari Jumat.

Beberapa jam setelah warga negara Thailand itu tewas, warga mendengar suara seperti selusin ledakan seluruh Jalur Gaza.

Direktur layanan ambulans dan darurat Gaza, Muawiyah Hassanein, mengatakan tidak ada korban luka yang dilaporkan, dan bahwa para pejabat percaya suara adalah hasil sonik booming dan bukan Serangan udara

Selain itu, Polisi Israel pagi ini Jumat (19/03) memperketat tindakan sewenang-wenangnya di kota Yerusalem (Al-Quds terjajah) tepatnya di Kota Lama. Ribuan personel pasukan Israel menyebar di seluruh kota dan gang-gangnya mengubahnya menjadi barak militer. Langkah ini diambil Israel untuk mengantisipasi bentrokan usai shalat jumat di tengah situasi siap siaga Israel sejak selama sepuluh hari lalu.

Sumber Israel menegaskan, pasukan Israel yang didukung oleh polisinya menyebar di sekitar Masjid Al-Aqsha dan Kota Lama serta perkampungan Arab di sebelah timur.

Pemerintah penjajah Israel memutuskan untuk melarang warga di bawah usia 50 tahun untuk memasuki Masjid Ibrahimi hari ini yakni bagi warga Palestina ’48 pemilik kartu identitas biru saja. Sementara warga Tepi Barat dilarang mutlak untuk memasuki kota Al-Quds. Pembatasan usia itu hanya berlaku bagi warga Tepi Barat dan bukan bagi warga Al-Quds dan warga Palestina ’48 yang tidak memegang kartu tanda indentitas warga biru.
Seruan serupa juga dilontarkan Pemuda Palestina di Tepi Barat yang menyerukan kepada semua warga Palestina di wilayah jajahan 1948 dan warga Al-Quds untuk melakukan jihad global hari ini Jumat (19/03) dan terlibat dalam aksi murka dan membela tempat suci yang akan berlangsung dari Masjid-Masjid Tepi Barat.

Dengan menamakan “Pemuda Tepi Barat” dalam pernyataannya hari ini Kamis (18/03) yang salinannya diterima kantor berita Infopalestina meminta kepada semua warga Al-Quds dan sekitarnya untuk pergi ke Masjid Al-Aqsha. “Siapa yang tidak mampu shalat ke tempat paling dekat maka bisa dilakukan di Kota Lama dan tidak hanya cukup bentrokan dengan Israel di pinggiran-pinggiran kota.” Tegas mereka.

Berikut Masjid-Masjid yang akan dijadikan titik pemberangkatan:

Di Ramallah; Masjid Raya Jamal Abdun Nasher, Masjid Berzeit, Masjid Qalanda. Di Hebron, Masjid Washaya Rasul Diwan Ali Abu Asninah, di Nablus Masjid Nusrah di Kota Lama, di Qalqiliah; Masjid Suq, Masjid Ibnu Taimiyah, di Betlehem dari Masjid Bilal bin Rabbah, di Jenin dari Masjid Janin Raya.

“Inilah minimal yang paling bisa kalian lakukan untuk mendukung saudara-saudara kalian di Al-Quds dan merespo rintihan Masjid Al-Aqsha,” tutup pernyataan Pemuda Tepi Barat.  Bentrokan Terjadi kembali terjadi di desa Barqin Selvit.

Bentrokan sengit juga terjadi di Betlalo di Ramallah tengah. Akibatnya, sejumlah mobil milik pemukim Israel yang melintasi jalan utama rusak-rusak. Sementara pasukan Israel menggerebek wilayah itu dan menutup gerbang masuk serta berada di sana dalam waktu cukup lama.

Para pemuda Palestina melempari dengan pecahan kaca ke arah pemukim Israel yang berada di selatan Betlehem. Peristiwa ini terjadi kemarin malam. Israel mengaku tidak ada korban.

Sebelumnya, seorang warga Israel kemarin mengalami luka-luka ringan setelah mobilnya dilempari batu oleh warga Palestina saat melintas di dekat Kharbah Duair selatan Betlehem.

Begitulah, selama Zionis Israel tidak hengkang dari bumi Palestina, masyarakat Palestina akan terus bergerak. (suara media/mugiwara no nakama)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s