MANTAN KABARESKRIM SUSNO DUADJI DIPERIKSA

Susno yang masuk gedung Bareskrim sekitar pukul 10.05 WIB itu diperiksa oleh lima perwira menengah Polri. (Foto: Suara Media/Google)

Komisaris Jenderal Susno Duadji diperiksa Tim Independen Polri dalam kasus pajak Gayus Tambunan. Namun, ada perbedaan antara pemeriksaan Susno dengan para saksi dan tersangka lain dalam kasus ini.

Biasanya, Tim Independen memeriksa tersangka dan saksi lainnya di gedung Rupatama Mabes Polri. Tapi perlakuan berbeda diterapkan kepada Susno. Mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) itu diperiksa di bekas kantornya, gedung Bareskrim lantai empat.

Mengapa pemeriksaan kepada dilakukan di Gedung Bareskrim? Pertanyaan itu juga muncul dari mulut Sekretaris Komisi Kepolisian Nasional, Ronny Lihawa.

Saat dihubungi, Ronny mengatakan pemeriksaan Tim Independen seharusnya tidak dilakukan di Bareskrim. Itu bertujuan agar pemeriksaan berjalan dengan independen.

“Maksudnya independen di Rupatama untuk menghindari Bareskrim,” kata Ronny, Selasa 20 April 2010.

Namun demikian, Ronny mengatakan pemeriksaan di Bareskrim itu belum tentu melanggar ketentuan. Untuk lebih jelasnya, Ronny menyarankan hal ini ditanyakan kepada polisi.

“Coba saja ditanyakan, selama ini kan di luar Bareskrim, kenapa Pak Susno di Bareskrim,” kata dia.

Mengenai perbedaan itu, apa kata Polri? Menurut Pjs Kepala Bidang Penerangan Umum Polri, Kombes Zulkarnaen, perbedaan tempat itu tidak memiliki maksud tertentu.

“Ya sama saja. Tidak ada bedanya kalau di Bareskrim dengan luar Bareskrim,” kata Zulkarnaen saat dikonfirmasi.

Susno hari ini diperiksa oleh Tim Independen Polri. Susno yang masuk gedung Bareskrim sekitar pukul 10.05 WIB itu diperiksa oleh lima perwira menengah Polri. Hingga saat ini, Susno masih berada di dalam gedung Bareskrim.

Mer-C Siapkan Ambulans buat Mantan Kabareskrim Susno Djuaji

Di lain pihak, Medical Emergency Rescue Committee menyiagakan satu unit mobil ambulans untuk mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Susno Duadji yang sedang diperiksa penyidik Polri dalam kasus Gayus.

Mobil ambulans warna perak bernomor B 7640 IP itu diparkir di halaman utama Mabes Polri, Jl Trunojoyo 3, Jakarta Selatan, Selasa. Tidak ada petugas medis yang berada di dalam atau sekitar mobil ambulans. Selama ini Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) memang selalu mengawal kesehatan Susno saat diperiksa di Mabes Polri.

Pada 22 Maret 2010, MER-C menyiapkan satu ambulans, satu dokter, dua perawat dan satu sopir untuk menjaga Susno yang sedang diperiksa oleh Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.

Saat Susno ditangkap oleh provost saat hendak ke Singapura, MER-C juga mengirimkan tim medis untuk memeriksa Susno Duadji.

Hingga berita ini diturunkan, pemeriksaan terhadap Susno Duadji masih berlangsung.

Susno Duadji Dijadikan Saksi Kasus Gayus Tambunan

Komjen Pol Susno Duadji masuk ke kompleks Mabes Polri, Selasa, lewat pintu belakang. Diduga, Susno yang didampingi pengacara Henry Yosodiningrat dan Ari Yusuf Amir itu berusaha menghindari wartawan yang menunggu di pintu depan.

Kedatangan Susno akhirnya kepergok wartawan, sehingga sempat dikerubuti puluhan wartawan sebelum masuk ke kantor Badan Reserse Kriminal Polri. Mantan Kapolda Jawa Barat itu datang dengan mobil pribadi B 806 HQ.

Susno dan tim pengacara belum memberikan keterangan soal agenda pemeriksaan hari ini.

Sementara itu, Tim independen yang diketuai Brigadir Jenderal Matius Salempang tengah memeriksa mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komisaris Jenderal Susno Duadji. Susno diperiksa terkait perkara suap dengan tersangka Gayus Halomoan Tambunan. “Sebagai saksi dalam perkara atas nama tersangka Gayus dan kawan-kawan,” kata kuasa hukum Susno, Henry Yosodiningrat, di depan Bareskrim Mabes Polri.

Namun Henry belum bisa menerangkan materi pertanyaan untuk kliennya terkait dengan kasus Gayus. Sebab, menurutnya, Susno masih ditanyakan mengenai jabatannya dulu, yakni sebagai Kabareskrim Mabes Polri. “Kapan tugas dan wewenangnya sebagai Kabareskrim dulu,” ujarnya.

Pemeriksaan Susno di lantai empat gedung Polri itu sampai ini pemeriksaan masih berlangsung. Pemeriksaan dibuka oleh Matius Salempang bersama lima perwira menengah lainnya. “Masih sebagai saksi dan belum boleh keluar,” kata Henry.

Menurut Henry, kliennya tidak memiliki kewajiban untuk membuktikan tuduhan yang ucapkan Susno. “Beliau tidak punya kewajiban untuk itu,” katanya.

Komisaris Jenderal Susno Duadji hari ini mendatangi Divisi Propam Mabes Polri. Salah satu kuasa hukumnya, Zul Armain Aziz kepada wartawan mengaku Susno siap ditahan. “Beliau siap ditahan,” kata Zul Armain, di Mabes Polri.

Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal itu membawa tujuh pengacaranya dalam kesaksian yang akan diberikannya kepada penyidik Bareskrim.

Eks Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duadji diperiksa sebagai saksi tersangka Gayus Tambunan. Jika ada perbedaan yang penting, tidak tertutup kemungkinan Susno bakal dikonfrontir dengan para tersangka kasus markus pajak Rp 28 miliar ini.
“Ya setelah selesai diperiksa sebagai saksi, dalam hal terdapat perbedaan yang sangat penting, mungkin akan dilakukan konfrontir,” kata kuasa hukum Susno, Henry Yosodiningrat, di Gedung Bareskrim, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (20/4/2010).

Dikatakan dia, Susno tidak punya kewajiban untuk membuktikan dengan membawa sejumlah bukti karena sudah dilakukan penyelidikan dan penyidikan.

Sebab, lanjut Henry, nama-nama yang disebutkan kliennya kini sudah menjadi tersangka dan ditahan. “Jadi tidak ada beban pembuktian bagi Susno,” ujar mantan suami penyanyi Yayuk Suseno ini.

Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Komisaris Jenderal Pol Susno Duadji memenuhi panggilan penyidik Polri. Keluarga pun menyatakan siap untuk kemungkinan terburuk, salah satunya penahanan.

“Koper sudah siap untuk antisipasi,” kata Herawati, istri Susno di kediamannya, Cinere, Depok, Jawa Barat. Susno akan diperiksa terkait sindikasi makelar kasus dalam penanganan perkara pencucian uang dan penggelapan yang dilakukan pegawai Ditjen Pajak, Gayus Tambunan. Herawati menambahkan koper yang berisi pakaian dan perlengkapan lainnya itu belum dibawa Susno saat ke Mabes Polri, pagi ini. Koper masih di sini (rumah). Nanti tunggu kode dari sana (Mabes Polri),” kata dia. “Saya yang antar nanti.”

Herawati berharap suaminya tidak emosi selama menjalani pemeriksaan serta menjawab sesuai kebenaran. “Kalau seandainya ditahan, ya keluarga siap saja,” tambahnya. “Kalau itu sesuai aturan.”

Seluruh keluarga besar, kata dia, sudah berkumpul di rumah Susno. “Termasuk anak mantu. Mengaji untuk kelancaran,” sambungnya.

Sedangkan dokumen yang diduga Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka Sjahril Djohan yang menyebut nama Komisaris Jenderal Susno Duadji beredar. Susno menilai, BAP yang beredar ke publik itu tidak bisa dipastikan keasliannya.

“Itu belum jelas dari BAP siapa,” kata Susno Duadji sesaat sebelum meninggalkan kediaman pribadinya di  Puri Cinere, Depok, Jawa Barat.

Menurut Susno, berkas BAP yang beredar di masyarakat dan media itu belum tentu dari hasil pemeriksaan Sjahril Djohan. Jadi, kata dia, tak perlu ditanggapi.

Apalagi dalam BAP itu disebut-sebut ada aliran dana ratusan juta rupiah yang masuk ke kantong Susno. “Tidak usah menanggapi yang belum beredar,” ujarnya lagi.

Untuk saat ini, Susno tidak bisa memberikan keterangan yang terkait materi pemeriksaan. Yang pasti, mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri ini berusaha kooperatif dengan penyidik.

“Kooperatif, apapun permintaan penyidik akan kami turuti,” ujar Jenderal yang juga mantan Kapolda Jawa Barat ini.

Susno akan memenuhi panggilan Tim Independen Polri. Susno akan diperiksa dari mulai kasus pajak Gayus Tambunan sampai saksi dari tersangka Sjahril Djohan.

Mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol Susno Duadji membantah telah menerima suap dari tersangka Sjahril Djohan Rp 500 juta. Untuk membantah tudingan itu, Susno membawa bukti-bukti.

“Nanti akan kami bantah semuanya itu. Nanti akan kami buktikan. Ya nanti dalam pemeriksaan,” ujar kuasa hukum Susno, Zul Armain, di Mabes Polri Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Zul menegaskan, tidak benar kliennya menerima dana Rp 500 juta dari Sjahril Djohan. Karena itu, pihaknya telah menyiapkan bukti-bukti untuk pemeriksaan kali ini.

“Segala sesuatu tentu sudah kita siapkan. Kita lihat saja nanti pemeriksaannya bagaimana,” kata Zul.

Nasir Djamil: “Berani Tangkap Susno Djuaji Berarti Ciptakan Bumerang Sendiri”

Sementara itu, isu penahanan Susno Duadji beredar: Susno lebih dahulu akan ditetapkan sebagai tersangka kemudian ditahan. Kalau langkah itu benar dilakukan Polri, menurut anggota FPKS Nasir Djamil justru akan menjadi bumerang.

“Kalau rumor Susno Duadji itu benar akan ditetapkan jadi tersangka dan ditahan, akan menjadi bumerang bagi kepolisian,” kata anggota FPKS Nasir Djamil di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Nasir Djamil, Anggota FPKS

Nasir, yang juga anggota Komisi III ini menilai, polisi semestinya tidak boleh panik menghadapi Susno. Alasannya karena saat ini Susno mendapat perlindungan publik.

“Susno sedang membuka mafia hukum, seharusnya selesaikan dulu kerja tim independen, baru kemudian masalah Susno,” ujarnya.

Polisi diminta untuk tidak gegabah. Jangan sampai Polri kemudian mendapat cibiran. “Polisi jangan buru-buru menetapkan susno menjadi tersangka, sementara masih tidak jelas kesalahannya,” imbuhnya.

Komisi III siap melakukan langkah konstitusional kalau kemudian Polri benar menetapkan tersangka dan melakukan penahanan.

“Kami Komisi III tentu siap memberikan perlindungan secara konstitusional,” tutupnya. (suara media/mugiwara no nakama)

Iklan

One thought on “MANTAN KABARESKRIM SUSNO DUADJI DIPERIKSA

  1. kang, untuk 2014 PKS harus jadi Presiden, jangan ngikut terus ma yang lain……PKS harus tetap bersih dan elegant…..nepangken abdi hardi ti konstituen karawang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s