MENGINTIP SISI LAIN DARI GEDUNG PARLEMEN UNI EROPA

Sejak didirikan pada 14 Desember 1999, gedung parlemen Uni Eropa (UE) sudah menaikkan alis dan pertanyaan seputar strukturnya. Menara utama disebut sebagai gedung “Louise Weiss” terlihat aneh dan modernis. Kenapa gedung ini terlihat seperti belum selesai dibuat? Promoternya menjawab hal ini merefleksikan “Eropa belum selesai dibangun.” Bagaimanapun, beberapa penelitian pada subyek ini menampakkan kegelapan dan simbolisme yang dalam dari gedung ini. membongkar sumber inspirasi yang sebenarnya dibalik gedung Louise Weiss adalah membongkar kepercayaan esoterik dalam dunia organisasi elit (rahasia, penj.), aspirasi gelap mereka, dan interpretasi  dari kitab suci kuno mereka.

Kita akan langsung kepada pokok persoalan: gedung Louise Weiss terlihat menyerupai dari gambar “Menara Babel,” yang dibuat oleh Pieter Brueghel pada tahun 1563 silam. Dari kisahnya disebutkan, jika Menara Babel tidak pernah selesai dibuat. Jadi, parlemen UE adalah bersifat menyambungkan pembangunan kembali pekerjaan Nimrod (di dalam Islam disebut Namrud, raja pada zaman Nabi Ibrahim Alaihissalam, penj.) yang belum selesai, tiran yang sangat terkenal, yang telah membangun Menara Babel untuk kekuasaan Tuhan. Apakah pembaca berpikir jika ini adalah sumber inspirasi yang baik untuk sebuah “lembaga yang demokratis”?

Namrud dan Menara Babel

Kisah Namrud atau Nimrod dan Menara Babel muncul di banyak teks dari budaya kuno, termasuk diantaranya, di dalam bahasa Yahudi, Islam, Yunani dan Kabbalah. Nimrod dikatakan menjadi pendiri dan raja dari kerajaan pertama setelah peristiwa banjir (di zaman Nuh, penj.). Kekuasaan kerajaannya mencakup Babilonia (Babel), Uruk, Akkad dan Calneh. Dia (Nimrod/Namrud, penj.) diketahui menjadi seorang raja yang membawa tirani (pemaksaan kekuasaan, penj.) kepada orang-orang beragama untuk memusnahkan semua kepercayaan agama.

“Now it was Nimrod who excited them to such an affront and contempt of God. He was the grandson of Ham, the son of Noah, a bold man, and of great strength of hand. He persuaded them not to ascribe it to God, as if it were through his means they were happy, but to believe that it was their own courage which procured that happiness. He also gradually changed the government into tyranny, seeing no other way of turning men from the fear of God, but to bring them into a constant dependence on his power… Now the multitude were very ready to follow the determination of Nimrod, and to esteem it a piece of cowardice to submit to God”

Mengutip pernyataan kitab suci Bibel, Babel adalah kota yang dipersatukan oleh kemanusiaan, semuanya berbicara dengan satu bahasa dan bermigrasi dari Timur. Itulah kampung halamannya Namrud. Dia memutuskan bahwa kota haruslah memiliki sebuah menara yang sangat luas sekali “yang diatasnya harus menjadi surga.” Menara itu bagaimanapun bukanlah dijadikan sebagai tempat ibadah, tetapi didedikasikan untuk kejayaan manusia dengan motif untuk membuat sebuah ‘nama’ para pembangun. Versi Midrash dari cerita menambahkan bahwa para pembangun Menara itu berkata:

“Tuhan tidak memiliki hak untuk memilih dunia atas (langit, penj.) untuk Dirinya sendiri, dan dunia bawah (bumi, penj.) untuk kita; bagaimanapun kita akan membangun bersama sebuah menara, dengan sebuah berhala di atas dengan memegang sebuah pedang, jadi itu bermakna jika kita bermaksud untuk berperang dengan Tuhan.”

Tuhan, mengutuk alam dari Menara, memberikan tiap-tiap mereka bahasa yang berbeda sehingga membuat mereka bingung (karena bahasanya sudah berubah, penj.). Tidak mampu lagi melanjutkan pekerjaan mereka, akhirnya mereka pun menyebar ke seluruh dunia.

Simbolisme dari Parlemen UE

Jadi konstruksi dari Parlemen UE dalam gambaran dari Menara Babel mengirim pesan bahwa Namrud memiliki filosofi benar dan Menara Babel adalah sebuah ide yang bagus. Jadi lita akan melihat:

  1. Sebuah tahapan memperkenalkan tirani.
  2. Memusnahkan penyembahan kepada Tuhan untuk memperkenalkan kemerdekaan dalam kekuatan.
  3. Semua orang berbicara dalam bahasa yang sama dan agama yang sama.
  4. Menolak Tuhan selama mencoba untuk menjadi tuhan.

Kamu tahu? Semua yang diatas ini adalah ajaran-ajaran dari organisasi elit dunia (lihat Educate Yourself section). Mereka bukanlah orang-orang Kristen ataupun yng berhubungan dengannya. Sistem kepercayaan mereka berdasarkan Agama Misteri (ritual-ritual pagan, menyembah matahari, menganggap Lucifer sebagai seorang yang membawa cahaya untuk umat manusia, melihat Tuhan sebagai seorang yang membuat manusia berada tetap dalam kegelapan). Tatanan Dunia Baru mereka akan mengungsikan semua yang menyembah Tuhan, memperkenalkan sebuah bahasa tunggal dan mengubah demokrasi menjadi tirani.

Poster Spanduk

Apakah penulis bersuara sedikit kecil “disini”? Apakah penulis membaca terlalu banyak ke dalam gedung ini? Jawabannya adalah: TIDAK. Di bawah ini ada sebuah poster RESMI yang mempromosikan Parlemen UE:

Kita melihat ada gambar masyarakat Eropa yang membangun kembali Menara Babel. Ada beberapa poin yang menjadi catatan: Pertama, kita memiliki sebuah konfirmasi bahwa gedung Louise Weiss benar-benar terinspirasi oleh Menara Babel. Poster menciptakan kembali menara yang persis seperti digambar oleh Pieter Buerghel, semakin yakin untuk menyimpulkan bagian yang hancur dari pondasi. TAK ADA pertanyaan disini. Kedua, slogan: “Eropa: Banyak Lidah Satu Suara” yang bermaksud Tuhan membingungkan orang-orang dengan banyak bahasa. Parlemen akan berefektif  sebaliknya hukuman Tuhan untuk mengajarkan sebuah pelajaran yang berkonsen kepada kemusyrikan dan arogansi. Ketiga, perhatikan dengan seksama bintang yang berada di atas. Bintang-bintang tersebut terlihat aneh bukan? Ujung atas bintang itu menjadi ke bawah aka pentagram-pentagram yang terbalik. Simbolisme dibalik pentagram-pentagram ini adalah paling dalam dan kompleks tetapi kita dapat mengatakan pentagram yang biasa yang disebut “Good Ruling” dan pentagram yang terbalik adalah “Evil Ruling.”

Poster ini telah banyak menjadi spanduk untuk melakukan gerakan protes melalui kelompok yang banyak. Spanduk ini bagaimanapun memiliki perbedaan yang sangat tampak dan membuktikan pemikiran esoterik dari para pendiri Parlemen Uni Eropa.

Penculikan Eropa

Patung ini berdiri di depan gedung Winston Churchill, memberi maksud mitologi kuno dan menggambarkan satu dari banyak representasi di Eropa. Hal ini berdasarkan kisah dimana Zeus merubah dirinya menjadi seekor banteng putih dalam perintah untuk menggoda putri Eropa yang sedang memetik bunga. Ketika putri itu mendekati banteng dan mendapatkan punggung banteng tersebut, banteng itu menangkap dan membawa kabur tuan putri dan pada akhirnya banteng tersebut memperkosa putri Eropa tersebut (Penulis memberikan kepada pembaca cerita yang tidak disensor).

Jadi wanita (yang mewakili Eropa) yang duduk diatas punggung banteng tersebut sudah diperkosa. OK, aneh. Bagaimanapun juga, toh, hal ini merepresentasikan Kebaikan vs Kejahatan, Matahari vs Bulan, dan lain sebagainya. Sebuah bagian integral dari Agama Misteri. Pahami hal ini.

Kesimpulan

Uni Eropa adalah persatuan super yang saat ini mencakup 27 negara (diprediksi bakal banyak lagi Negara yang bergabung di masa depan). Kepercayaan yang sama seperti Negara Amerika dan Negara-negara Asia, yang meloncat untuk menyatukan diri di bawah bendera yang sama dan tentu saja menciptakan Negara-negara super lainnya. Semuanya ini adalah bangunan blok-blok menuju sebuah Pemerintahan Dunia Tunggal, sebuah ambisi yang ingin dicapai  oleh organisasi elit (rahasia, penj.) dunia.  Parlemen UE adalah monumen pertama yang merepresentasikan sebuah superstate dan yang tampak, selama simbolisme ini kuat, kebencian terhadap agama, rencana-rencana sebuah Tatanan Dunia Baru dan dukungan mereka yang licik dalam memaksakan kekuasaan (tirani). (vigilant citizen/mugiwara no nakama)

Iklan

One thought on “MENGINTIP SISI LAIN DARI GEDUNG PARLEMEN UNI EROPA

  1. sejak saya SMP dan sampai sekarang saya sudah dengar nama nimrod yang membangun menara babel tapi ceritanya baru-baru ini saya tau,dan setelah mendengar ceritanya nimrod saya ingin mengganti nama saya.saya sedikit kecewa bernama nimrot tapi mungkin TUHAN ada maksud dan tujuan sehingga nama itu diberikan ke benak orang tua saya dan orang tua saya memberikan nama nimrot padaku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s