THE HISTORY OF BILDERBERG (Bagian Tiga—Selesai)

Apa yang didiskusikan di Bilderberg 2007?

Disamping membicarakan rawa minyak di Irak, masalah energi juga menjadi hal yang dibicarakan di konferensi kali ini. Minyak dan gas alam sangatlah terbatas, sebuah sumber yang tidak bisa di daur ulang. Hal ini terjadi karena setelah digunakan tidak bisa diisi lagi. Sebagai digunakan oleh dunia, dan sebagai pasokan, dan seperti suplai minya dan gas alam menjadi berkurang selama permintaan melambung tinggi secara dramatis, khususnya dengan India dan perekonomian China yang booming yang menginginkan semua perhiasan kecil dan hakhak istimewa dari cara hidup seorang warga Amerika, sebagai sebuah Planet, yang melangkahi poin pertengahan dari produksi minyak dan penemuan minyak tersebut. Dari sekarang, hanya keyakinan adalah bahwa suplai akan terus mengurangi harga dan harga-harga akan terus meningkat. Dalam kondisi seperti ini konflik dunia adalah sesuatu yang tentu saja akan terjadi. Akhir dari minyak berarti akhir dari sistem keuangan sesuatu yang telah diakui oleh Wall Street Journal dan Financial Times, dua anggota tetap di dalam lingkaran dalam Bilderberger.

Laporan minyak Goldman Sachs [anggota tetap organisasi Bilderberger lainnya] mempublikasikan pada 30 Maret 2005 peningkatan harga minyak yang diukur dari tahun  2005-2006 dari $55-$80 per barrel menjadi $55-$105. Selama pertemuan di tahun 2006, Bilderberger telah mengkonfirmasikan ukuran harga singkat yang diestimatikan untuk minyak dari 2007-2008 berlanjut mendekati sekitar US$105-150/barrel. Tak diduga Josse Barosso, Presiden Komisi Eropa mengumumkan beberapa bulan setelahnya selama memperkenalkan politik energi baru Negara-negara Eropa bahwa waktu telah datang sebuah “zaman post-industrial.” Untuk membawa dunia ke dalam zaman post-industrial, anda pertamakali dibutuhkan untuk mengahncurkan basis perekonomian dunia dan menciptakan Great Depression yang lain. Ketika orang-orang telah miskin, mereka tidak ingin menghabiskan uang, mereka tidak ingin berwisata dan mereka tidak ingin mengkonsumsi.

Seperti dampak perekonomian yang dapat menenggelamkannya, dan seperti setelah efek dari Peak Oil menjadi bukti dalam wajah kerusakan peradaban, Amerika Serikat akan menjadi kekuatan untuk menantang hegemoni Eropa, Rusia dan Cina dari kontrol dan pernah menyebarkan hidrokarbon, cadangan yang tidak dapat diperbaharui yang lebih banyak tersedia di Timur Tengah. Itulah yang menjadi poin nomor dua pada agenda Bilderberg di tahun 2007.

Ketiga item pada agenda adalah Negara-negara Eropa berhubungan dengan Rusia tidak hanya di Eropa tetapi juga di sentral Asia. Bersama Moskow membuat sebuah persetujuan dengan Kazakhstan dan Turkmenistan mengakhiri transfer gas ke Eropa, tujuan geo-strategis AS adalah menunggangi sebuah wedge antara Negara-negara di sentral Asia dan Rusia meletakkan dalam kekacauan. Saat AS mengatakan “ini tidak baik untuk Rusia,” negara-negara Eropa akan terbagiiran, dalam semalam menjadi harapan terakhir bagi Amerika di dalam perang energi.

Perang Iran, selama dipanas-panasi oleh pemerintahan Bush adalah tentu saja keluar dari meja. Selanjutnya, dengan Perancis, Rusia, Jepang dan Cina menginvestasikan secara banyak di Iran, dunia telah menarik sebuah garis pada pasir dan AS akan mengatakan pada konferensi jangan memalangnya. Ini adalah darah di dalam air, dan darah di dalam air biasanya memimpin kepada sebuah perang yang baik.

Bahwa meskipun, Amerika Serikat perlu untuk mengontrol daerah, tidak hanya untuk cadangan minyaknya saja tetapi, yang lebih penting untuk menolongnya menopang hegemoni perekonomian dunia. Di bawah desain strategi, Negara-negara regional akan mendapatkan giliran untuk melemahkan kekuasaan dari sektarian sheikh dengan sedikit atau tidak ada kedaulatan dan, dengan implikasi, sebuah agenda menyedihkan dari pembangunan perekonomian mereka. Kekacauan regional hadiah penyebaran Islam fundamentalis, yang pada giliran memperkuat proses perpolitikan perpecahan sosial yang didukung oleh Bilderberger.

Dengan pernyataan Blair, Kerajaan Inggris akan mengatakan hal itu lagi, bahwa mereka harus, dengan segala kerugiannya, melakukan apa yang disebut kebutuhan untuk penggabungan negara ke dalam Komunitas Eropa.

Akhirnya, dengan berhentinya Wolfowitz di Bank Dunia, orang-orang hebat di Bilderberg akan mencoba untuk  menyepakati sebuah konsensus cara terbaik untuk memeriksa tidak hanya bank tetapi organisasi-organisasi yang dibentuk oleh mereka, Dana Moneter Internasional (IMF), yang dipimpin oleh seorang Spaniard (orang Spanyol, penj.) Rodrigo Rato. Wolfowitz  akan kembali menjadi dilibatkan dalam kontroversi tujuh minggu kemudian setelah peniup terompet Bank Dunia membocorkan kepada organisasi non pemerintah yang bermarkas di Washington Government Accountability Project (GAP) dokumen-dokumen yang menunjukkan Wolfowitz mendesak kenaikan upah yang tinggi pada sebuah persetujuan secondment kepada US State Department untuk pacarnya.

Kita, sebagai sebuah masyarakat, ada di persimpangan jalan. Di hampir setiap pojok planet, poin-poin stress sudah mulai retak. Jalan yang kita ambil dari sini akan menentukan setiap masa depan kemanusiaan. Itu seperti yang dikatakan oleh mantan Perdana Menteri Inggris, Benjamin Disraeli, yang menyatakan bahwa, “dunia sekarang diperintah oleh orang-orang dengan cara yang berbeda dari apa yang ada di dalam benak orang-orang yang tidak mengerti hakikat persoalan.”

Itu bukanlah rencana Tuhan kepada kita untuk membawa kita kembali ke “Zaman Kegelapan.” INI TERSERAH KEPADA KITA. Apakah kita masuk ke dalam abad selanjutnya seperti sebuah elektronik negara polisi global (maksudnya adalah yang kemudian akan menjadi robot yang mengikuti setiap perintah negara polisi global tersebut, penj.) ataukah sebagai manusia bebas yang mengandalkan aksi yang kita ambil sekarang. Saling menasihat-nasihati. Kita tak akan pernah menemukan jawaban-jawaban yang benar jika kita tidak mengajukan pertanyaan yang sesuai. (daniel estulin/tamat)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s