Kokain Danai NWO Mengambil Alih Amerika Selatan

Oleh Marcos di Sao Paolo (untuk Henrymakow.com)

Forum dari Sao Paolo (Baca: http://en.wikipedia.org/wiki/Sao_Paolo_Forum) telah objektif menciptakan revolusi masyarakat Bolivia-Marxis di Amerika Selatan, dalam imej Fidel di Kuba dan Chaves di Venezuela. Parta-partai politik seperti Partai Buruh (PT) di Brasil, gerilya Marxis dalam perdagangan narkotika dari FARC (Baca: http://en.wikipedia.org/wiki/FARC) dan organisasi-organisasi radikal lainnya yang bersekutu di rencana ini.

Kokain mendanai agenda politik. Chaves hampir mengajak perang melawan Kolumbia (perlawanan terakhir kepada Marxisme di satu benua) dalam perintah untuk mendukung FARC, sebuah kelompok gerilya yang jahat menginginkan kepada penggulingan pemerintahan Kolumbia yang dipilih secara demokratis. Dia membiarkan FARC menggunakan perbatasan Venezuela untuk kabur dari tentara Kolumbia. Tentu saja, FARC didanai oleh kokain yang mereka jual dan mengekspor ulang ke Eropa dan Amerika Serikat melalui Meksiko.

Brasil juga bergerak secara ekstrim dalam mendukung FARC, membiarkan mereka bebas berlatih di perbatasan Brasil. Bulan ini (Mei 2010), sebuah markas FARC ditemukan di perbatasan daerah setempat di Manaus, Amazon, Brasil. Rupanya, Polisi Federal menangkap para pedagang FARC untuk raja narkoba biasa. Beberapa opsir polisi takut pemerintah bereaksi jika mereka melakukan operasi-operasi terhadap FARC.

Negara Narkoba Bolivia

Minggu ini situasi menjangkau suara orang yang yakin, ketika kandidat presiden Josse Serra mencela Bolivia dari membuatnya mudah untuk kokain ke Brasil. Lula dan kandidatnya, Dilma Roussef (seorang mantan teroris Komunis dan seorang pembunuh) menyerang Serra pada wartawan dan membela Presiden Bolivia, Evo Morales.

Ironisnya, pada hari yang sama, sebuah truk dengan setengah ton kokain dari Bolivia ditangkap oleh polisi di kota Mato Grosso. Saat itu, Lula sedang bersama Morales memakai kalung kokain (atas) di Rio dan bercanda mengenai perdagangan narkotika.

Awal bulan ini, sebuah truk yang lain yang berasal dari Bolivia ditemukan dengan 725 kilo (3/4 ton) kokain disembunyikan di dalam daging yang didinginkan. Jangan lupakan bahwa Lula adalah pria yang mengukir sebuah persetujuan palsu dengan Ahmadinejad di bulan ini, dan telah dihormati oleh Illuminati Chatham House dan PBB. Lula adalah poin Tatanan Dunia Baru (New World Order/NWO, penj.).

Jalur Perdagangan Kokain

Evo Morales membenarkan menggunakan kokain dengan alasan tradisi. Indian Bolivia mengonsumsi coca (kokain, penj.) pergi bertempur efek dari ketinggian. Bagaimanapun, keawaman mereka sangat kecil jumlah dari substansi aktif. Hanya 3% kokain yang telah dipanen dikonsumsi pribadi. 97% diproses sebagai kokain dan diekspor. Sejak Evo mendapatkan kekuasaan, pertumbuhan kokain telah meningkat menjadi 41% dan yang “diekspor” ke Brasil meningkat 200% (Sumber: Veja Magazine).

Evo mengatakan bahwa kolonisasi telah menjadi sebuah pembantaian, dan peradaban kulit putih telah menghancurkan planet ini. Hanya sebuah perkumpulan Komunis dapat sebaliknya melakukan kerusakan kepada masyarakat. Perkataan ini berasal dari seorang pria yang kehilangan seluruh keluarga Indiannya, tidak dapat berbicara bahasa dan secara total menyesuaikan diri dengan peradaban Eropa.

Tidak hanya Komunis yang membiarkan aliran (baca: jalur perdagangan, penj.) kokain tidak diganggu, sekarang mereka akan menggunakan uang yang berasal dari para pembayar pajak dalam perintah untuk membangun sebuah jalan yang terhubung dengan wilayah tempat memproduksi coca di Bolivia untuk pemasaran di Brasil. Saat Brasil beberapa kali mengabaikan perjalanan ini, sebuah bank pemerintah (BNDS) akan menginvestasikan US$ 332 juta pada jalan yang berada di tengah saat ini. Jalan tersebut telah siap dijuluki “Transcocaleira” atau “Jalur Perdagangan Kokain.”

Kesimpulan

Bagaimana seorang pemimpin politik menghianati tanggungjawab awalnya dan masih didukung oleh hampir 80% dari populasi? 50,000 warga Brasil tewas setiap tahunnya, hampir semuanya berhubungan dengan narkotika, dan masih Lula untuk menamakan kesuksesannya. Dilma Roussef, seorang teroris Marxis, membunuh seorang berumur 19 tahun yang dikerahkan di depan sebuah pos tentara, lewat bom rakitan yang dilemparkan ke jendela dari sebuah mobil.

Jawabannya adalah media massa mengontrol informasi. Pakar teori Komunis Antonio Gramsci menunjukkan bahwa infiltrasi dari pers, universitas-universitas dan kantor-kantor pemerintahan adalah strategi yang paling banyak efektif dari pada yang dicapai dari pemberontakan (armed conflict, penj.). Hal itu didapatkan sebuah poin dimana tidak akan efektif, pertentangan intelijen, bagian dari 1% yang ditulis media alternatif di internet.

Tambahkan kepada pengalihan seperti Piala Dunia dan Olimpiade (kedua event ini akan mengambil tempat di Brasil) dan distribusi uang suap di dalam bentuk sokongan pemerintahan dan Anda memiliki sebuah bukti resep kesuksesan yang gagal.

Ketika seseorang berbicara mengenai Komunisme, orang-orang biasanya berpikir mengenai Tentara Merah yang memperoleh kekuatan dengan senjata. Itulah kenapa sulit masyarakat biasa untuk mengerti cara kerja zig-zag dari Komunisme sekarang. Lihatlah FARC, sebagai contoh: mereka ingin menjadi sebuah partai politik. Ini adalah sesuai: setelah membunuh ribuan orang, setelah mendapatkan kekayaan yang ekstrim dari penjualan narkotika, mereka tahu dapat membeli banyak suara dan rasa hormat akan datang bersamanya. Orang-orang Komunis berpura-pura menghormati pasar, bursa saham, membodohi para kapitalis pada waktu yang sama menghancurkan semua basis yang menjamin setiap kehidupan dari kapitalisme, kebebasan individu dan prakarsa. Mereka adalah gurunya muslihat.

Warga Amerika yang naif yang mendukung Chaves seharusnya melihat dibalik layar dan menyadari bahwa kalian memiliki lebih banyak shopisticated dan Chaves terlihat baik di DC, di mata seorang Obama. Kalian akan mendapatkan disini, itu hanya akan membuang-buang waktu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s