WASPADALAH! PRODUK BERBAHAYA MENGEPUNG KITA

Pernahkah kalian memikirkan hal ini. Yaitu, kenapa yang berbahaya itu menjadi disukai oleh kita. Dan hal itu hanya membawa mudarat bagi kita. Saya sering memikirkan hal ini. Utamanya, saat saya makan mie instan. Emang hal ini tidak terpisahkan dari kehidupan saya, sebagai seorang yang nge-kos. Kalo lagi kanker (kantong kering), saya biasanya makan mie instan sebagai alat menganjal perut. Seperti kita ketahui bersama, mie instan itu mengandung banyak unsur bahan yang berbahaya, di mulai dari MSG (Monosodium glutamate) hingga bahan-bahan lain yang terkandung di dalam bubuk bumbu dan bumbu pendukung mie instan lainnya, seperti sayur-sayuran kering, dll. Bahkan, kabar yang pernah kudengar, di mie kuningnya itu dicampur zat lilin, sehingga mie itu bisa kering dan zat itu paling lama dapat dicerna oleh lambung kita. Bahkan, bahan-bahan mie instan itu bisa menghancurkan usus itu sendiri! Ih, ngeri.

Itu baru yang terdapat di mie instan, belum lagi di permen, juga makanan dan minuman kemasan lainnya. seperti aspartame (pemanis buatan yang sering disebut “gula” di dalam komposisinya).

Lalu, fluoride yang tidak hanya terdapat di odol, namun, juga ditemukan di air mineral kemasan. Bahkan, komposisinya lebih parah sehingga bisa merusak tulang kita, dll. Juga formalin (formaldehyde) yang terdapat di odol. Pewarna buatan buat makanan juga berbahaya.

Lalu, yang juga terdapat di makanan cepat saji, seperti ayam fast food yang ketika masih hidup disuntik dengan steroid sehingga bisa cepat berisi (gemuk) dan besar. Namun, hidupnya gak bertahan lama. Karena, ia dipaksa untuk cepat besar. Selain itu, makanan fast food ini bisa menyebabkan berbagai penyakit, seperti obesitas. Sutradara AS, Morgan Spurlock sempat membahas hal ini secara panjang lebar di film dokumenter besutannya, berjudul “Super Size Me.” Di dalam filmnya tersebut, Morgan menyebutkan jika salad yang terdapat di resto fast food itu gak sehat, kalori yang terdapat di roti burger fast food itu setara dengan enam potong roti biasa. Parah gak tuh? Apa gak bisa bikin obesitas. Namun, yang parahnya, meski fast food terbukti makanan yang gak sehat, namun, cabang resto fast food ini juga terdapat di rumah sakit! Untuk lebih jelasnya, silahkan tonton sendiri film yang sempat membuat pihak Mc Donald marah besar.

Tak hanya itu saja, bahan-bahan berbahaya ini juga mencakup seluruh lini, gak hanya produk makanan maupun minuman, namun juga merambah ke produk kosmetik dan obat-obatan. Dan juga, otomatis mengandung bahan-bahan yang haram, bagi kami umat Islam. Di kosmetik salah satunya terdapat di lipstick, bedak atau perawat wajah, dll. Jika di obat-obatan, terdapat di pil tidur, di obat tetes mata yang bisa menyebabkan kebutaan permanen, begitu juga dengan penggunaan lensa kontak (contact lens) dimata.

Dan bagi penikmat rokok, berhati-hatilah. Selain bisa menghilangkan nyawa pemakainya juga bisa merusak tubuh kita. Menurut penelitian The London Scholl of Hygiene and Tropical Mediciene, seperti dilansir dari situs CBN menyebutkan bahwa perokok beresiko mengidap penyakit Age Related Macular (AMD), yaitu penyakit yang menyerang macula, bagian mata yang berfungsi sebagai penajaman penglihatan. Di Amerika Serikat (AS), AMD menjangkiti kira-kira sepuluh juta dari 15 juta orang. Sebagai penyakit degenaratif, risiko menderita AMD ditengarai seiring dengan meningkatnya usia. Laporan ini dilansir CBN dari British Journal of Ophthalmology, awal Agustus 2005 silam. Selain itu, rokok juga dapat menyebabkan hancurnya protein (myelin) yang menyelimuti serabut saraf, karena terkena penyakit Sklerosis Kompleks.

Dr Rima Laibow

Dan, yang gak pernah terpikirkan sama kita adalah, di dalam susu kemasan juga mengandung zat berbahaya. Seperti pernah diungkapkan oleh Dr Rima Laibow jika sebelum sapi yang ada dipeternakan pabrik susu, sapinya disuntik zat kimia, untuk menghilangkan gizi yang terkandung di dalam susu.

Jika kita memperhatikan hal ini, sebenarnya hal ini adalah satu paket yang direncanakan oleh kaum Globalis yang mewarisi ajaran Kabbalah untuk menguasai dunia. Dan, yang saya utarakan disini adalah salah satu program mereka yang bernama program kontrol populasi atau population control yang oleh PBB disebut program Codex Alimentarius. Agar lebih paham tentang hal ini, maka, saya akan mengutip sedikit salah satu bagian informasi yang diterbitkan oleh Eramuslim.com, pada Jumat, 12 September 2008. Berikut petikannya:

Kontrol populasi merupakan praktek paling dasar dari ritual kaum pagan guna menyeimbangkan manusia dengan alam, yaitu bumi (Gaia). Pihak Konspirasi yang merupakan pewaris ritual agama pagan kuno—sebab itu disebut juga sebagai Paganis Modern—meneruskan usaha ini demi memelihara Gaia bagi mereka.

Jika kaum pagan kuno seperti suku Aztec, Mesir Kuno, Maya, Kaliyuga, dan Indian Hopi dengan sistem kalender sonar-nya meramalkan kehancuran fase lama pada 31 Desember 2012. Maka kaum pagan modern ini juga menjadikan tanggal tersebut sebagai fase yang penting bagi sejarah gerakan panuang mereka. Momentum akhir Desember 2012 dijadikan tonggak berakhirnya Pentagon lama dan kemunculan Pentagon baru, lalu dimulainya fase pengurangan populasi umat manusia sampai dengan 90%-nya hingga dunia menyisakan sekitar 500 juta manusia di dalamnya, dan sebagainya.

Kontrol populasi ini sudah diterapkan sejak bertahun-tahun lalu melalui serangkaian uji coba dan strategi, antara lain program Keluarga Berencana (KB), yang sampai detik ini ditentang oleh Gereja Katolik. Sikap Gereja sesungguhnya bukan semata alasan bahwa program tersebut seolah mendahulu takdir Tuhan, namun Gereja yang memang sejak lama menjadi musuh bagi Konspirasi (ingat penumpasan Templar di tahun 1307), mengetahui secara pasti akal licik di balik program dunia tersebut.

Strategi kontrol populasi tidak hanya lewat program KB, namun juga lewat rekayasa genetis, yang gencar dilakukan terhadap tumbuhan dan hewan. Dari upaya ini dikenal istilah-istilah seperti makanan transgenik dan sebagainya. Dari upaya rekayasa genetika inilah berbagai penyakit baru bermunculan dan menyerang manusia, bahkan di banyak tempat menjadi wabah yang dalam tempo cepat membunuh banyak manusia.

Salah satu yang menjadi sorotan banyak pakar kesehatan adalah penggunaan bahan-bahan kimiawi hasil rekayasa genetika yang disisipkan dalam aneka makanan dan juga pupuk tanaman. Bahan-bahan yang kelihatan kecil dan sepele ini dalam waktu yang lama akan menumpuk di dalam tubuh atau di dalam aliran darah, dan dalam jangka waktu tertentu menjadi penyakit yang sangat sulit untu disembuhkan. Belum lagi jenis-jenis bahan transgenik lainnya yang mampu menghilangkan fungsi-fungsi luhur manusia.

Salah satu forum internasional yang membahas masalah ini adalah pertemuan National Association of Nutrition Professional (NANP- 2005 Conference). Dalam presentasinya yang berjudul “Codex and Nutricide’, Dr. Rima Laibow dari Natural Solutions Foundation (bisa dilihat di www.HealthFreedomUSA.org) mengatakan, “…mereka yang menguasai makanan akan menguasai dunia… Mereka telah mengatakan pada tahun 1962 bahwa Proyek Codex Alimentarius secara global akan diimplementasikan pada 31 Desember 2009. Ini merupakan semacam cetak biru. Proyek Dunia ini diarahkan oleh WHO dan FAO, dua lembaga dunia di bawah PBB yang membidangi masalah kesehatan dan pangan…”

Dalam ceramahnya, Dr. Laibow tiba-tiba menyuruh para hadirin untuk diam dan mengencangkan ikat pinggang. Dia kemudian berkata, “Di tahun 1994, diam-diam, tanpa sepengetahuan masyarakat luas Amerika, Codex menyatakan bahwa Gizi adalah racun, yang berarti berbahaya dan harus dihindari. Di bawah ketentuan Codex, semua sapi perah di muka bumi ini WAJIB diinjeksi dengan hormon pertumbuhan yang diproduksi oleh satu-satunya perusahaan yakni Monsanto. Dan lebih jauh lagi, semua hewan ternak yang digunakan sebagai bahan makanan di planet ini harus disusupkan bahan anti biotik khusus dan hormon pertumbuhan buatan.”

Dr. Laibow melanjutkan, “Menurut perhitungan WHO dan FAO, jika proyek mereka ini terus berjalan tanpa hambatan berarti, WHO dan FAO memproyeksikan—ini terdapat dalam panduan mineral dan vitamin mereka—ketika diimplementasikan pada 31 Desember 2009, maka akan berdampak pada minimum kematian sekitar 3 miliar jiwa. Satu miliar lewat kematian secara langsung, mereka ini adalah orang-orang yang gagal di mata para korporasi dunia dan sisanya, 2 miliar jiwa, akan menemui kematian akibat penyakit yang sesungguhnya bisa dicegah, yakni kurang gizi.”

Lantas, siapa yang akan tetap hidup—dalam bahasa Darwin, “Survival of the fittest”? Dr. Laibow berkata, “Hanya mereka yang kaya, yang mampu menyuplai gizi dan vitamin dalam makanan mereka yang akan tetap bisa hidup.”

Kecemasan Dr. Laibow bukanlah kecemasan seorang awam. Ada banyak Laibow-Laibow lain seperti itu disebabkan fakta dan bukti yang sukar dibantah mengenai hal tersebut. PBB sendiri telah mengeluarkan lusinan dokumen resmi yang meminta pengurangan populasi dunia hingga 80%-nya. Salah satunya di dalam Konferensi Perempuan Sedunia di Beizing (1997), di mana Kepala FAO dengan tegas menyatakan, “Kami akan menggunakan makanan sebagai senjata melawan masyarakat.”

Dengan kata lain, PBB dalam hal ini lewat FAO dan WHO akan mempergunakan makanan, termasuk bahan-bahan yang akan masuk ke dalam tubuh manusia, sebagai bagian dari senjata ampuh yang besar dan kompleks, bernama “Kontrol Populasi”. Digunakan untuk mengurangi jumlah populasi dunia, seperti yang diamanatkan kaum Pagan Kuno berabad silam.”

Dan, sekali lagi, setelah saya memberitakan informasi ini kepada pembaca tulisan ini semuanya, saya kembali mengembalikan hal ini kepada pembaca semua untuk mempercayainya. Karena saya tidak berhak untuk menjustifikasi dan memaksa pembaca untuk mempercayai hal ini. Meskipun informasi ini sarat nuansa konspirasi, tapi tak salah untuk memikirkan hal ini sejenak: Jika dunia kita ini adalah benar-benar layaknya sebuah panggung teater. Ada sutradara (pemain belakang layar) dan pemain di depan layar. Jika tak percaya, silahkan pembaca teliti sendiri. Wassalam dan Wallahu a’lam bisshawwab. (mugiwara no nakama)

Iklan

2 thoughts on “WASPADALAH! PRODUK BERBAHAYA MENGEPUNG KITA

  1. gw pernah denger tentang kontrol populasi yg diutarakan kaum paganisme. ternyata benar, makanan saat ini ga ada yg aman. makasih ya atas infonya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s