KONSPIRASI KAUM GLOBALIS MELALUI PERANG ANTAR PERADABAN

Perang Antar Peradaban. Itulah yang terjadi pada saat ini, perang antara Islam dan kaum Globalis, para pewaris Ordo Kabbalah, bisa diwakili Kristen Fundamentalis maupun Zionis Yahudi. Isu ini sempat mencuat gara-gara buku yang ditulis oleh Samuel Huntington, Francis Fukuyama, Jack Milles dan para intelektual barat lainnya pada beberapa tahun lalu. Kala itu, baik buku Fukuyama dan Huntington menjadi hangat diperbincangkan di dunia, dan Indonesia tidak luput dengan hal ini. Sehingga wajar jika sebuah majalah berita dunia Islam Sabili pada tahun 2003 silam juga menurunkan laporannya terkait isu ini. Dan data-data yang penulis ajukan disini banyak memakai referensi dari majalah tersebut.

Ya, benturan—atau lebih tepatnya perang—antar peradaban sedang giat-giatnya di realisasikan hingga saat ini. Bermula dari diterbitkannya sebuah artikel yang tidak terlalu panjang yang ditulis oleh Samuel P Huntington berjudul “Clash of Civilization and the Remaking of World Order,” yang diterbitkan pada sebuah jurnal milik CFR (Council for Foreign Relation), Foreign Affairs pada 1993 silam, yang kemudian dilanjutkan dirilis dalam bentuk buku.

Samuel P Huntington

Huntington sendiri adalah salah satu intelektual kaum Globalis yang bergerak di depan layar dalam merumuskan sebuah skenario bagi AS di dalam mengambil kebijakan luar negerinya paska perang dingin. Dia juga adalah anggota CFR yang bertugas sama di dalam menggerakkan dunia ke dalam sebuah Tatanan Dunia Baru (The New World Order/TNWO). Seperti banyak dijelaskan oleh para peneliti tentang Ordo Kabbalah dan Zionisme, CFR juga adalah bagian dari jaringan persaudaraan Illuminati (Illuminatic Brotherhood). Dan, seperti kata Edward Griffin di dalam bukunya, “The Creature from Jekyll Island,” dapat dipastikan baik Presiden AS dan orang-orang berpengaruh di pemerintahan AS lainnya adalah tergabung ke dalam kelembagaan ini.

Hal ini juga didukung oleh penelitian Ivan Fraser dan Mark Beeston di dalam situs The Forbidden Knowledge bahwa jika, “14 dari 18 Sekretaris Negara Amerika Serikat (AS); delapan mantan direktur CIA; mayoritas calon Presiden dan Wakil Presiden AS, termasuk diantaranya Eisenhower, Nixon, Carter, Mondale, Ford, Nelson Rockefeller, Bush dan Clinton.” Selain itu lembaga ini, kata Ivan Fraser dan Mark Beeston, di danai oleh milyarder kaya raya Rockefeller dan keluarganya. Dan, jika kita tilik dari bentuk struktur komite  Illuminatic Brotherhood, CFR berada di bawah perkumpulan Round Table (Lihat lampiran Knights Templar Knights of Christ, h. 418).

Selain itu tesis Huntington ini juga menyerupai ramalan Nostradamus. Sama-sama berbau TNWO. Dan dapat dipastikan jika di dalam karya-karya “benturan antar peradaban” lainnya para intelektual barat ini, Islam dijadikan sebagai musuh utama. (Sabili, 3/7/03). Musuh selanjutnya setelah Uni Soviet yang berideologi Komunis. The next target!

Jack Miles

Jack Miles dalam sebuah tulisannya pada awal 2002 silam, bahkan menganggap jika peradaban Islam adalah satu-satunya ancaman terhadap peradaban barat (Ibid). Sebagai buktinya, di dalam artikelnya tersebut ia menyodorkan beberapa “bukti” peperangan yang melibatkan barat dan Islam, yang secara sangat jelas menyudutkan Islam, yang dianggap sebagai musuh terbesar. Ia lupa jika ternyata di dalam perang antar agama ini, barat juga mengambil keuntungan terbesar (utamanya kaum Konspirasi Internasional) dan ia juga tidak menyebutkan sama sekali pembantaian umat Islam di Granada Spanyol dan juga Ambon. Ia menutup mata atas semuanya ini. “Inikah keadilan dan standar ilmiah versi Amerika?” demikian Rizki Ridyasmara menutup salah satu tulisannya di Telaah Khusus Sabili.

Setelah sukses dengan artikel kontroversial tersebut, pada Agustus 2005 lalu, Foreign Affairs juga menerbitkan artikel analisa yang cukup menghebohkan juga. Sebuah atikel tentang sebuah prediksi kehancuran negara-negara di dunia, utamanya negara-negara muslim. Kehancuran ini terjadi karena negara-negara yang masuk ke dalam daftar ini, telah menjadi negara-negara yang gagal. Semuanya ada 60 negara. Selain itu, Herry Nurdi mencatat jika negara-negara yang masuk ke dalam daftar konspirasi tersebut di bagi ke dalam kategori warna. Yaitu merah (daftar negara-negara kritis) dan kuning (daftar negara-negara dalam keadaan bahaya).

Negara kita, Indonesia, berada pada urutan ke-46 sebagai negara di ambang bahaya. Foreign Affairs mendata, tingkat deligitimasi pemerintahan Indonesia sangat tinggi, dengan angka 9.0. Begitu juga dengan kemungkinan disintegrasinya, lebih tinggi dari angka deligitimasi, angkanya 9.2. Artinya, kemungkinan Indonesia tercabik-cabik dan pecah cukup tinggi,” analisa Herry Nurdi (Sabili, 8/9/05).

Nah, baik Herry Nurdi dan Habib Rizieq Syihab dari Front Pembela Islam (FPI) menganggap bahwa jika daftar kehancuran Negara-negara ini bukanlah sebuah studi melainkan sebuah rencana yang akan dilaksanakan tahap demi tahap. Dan lagipula, data yang diajukan oleh jurnal CFR itu menggunakan data dari Bank Dunia dan CIA (Intelijen AS). Kita sendiri bisa mengetahui jika Bank Dunia adalah sebuah lembaga yang berhasil memberikan hutang bagi banyak dunia negara dunia ketiga sekaligus memiskinkannya. Sebenarnya Bank Dunia dibentuk sebagai wadah menolong dunia akibat Perang Dunia II, namun, pada akhirnya malah menjadi alat para imperialis-kolonialis. CIA lain lagi, ia sering melakukan operasi-operasi intelijen, termasuk di Indonesia. Dan, Presiden pertama kita, Soekarno pun sempat dijadikan sebagai target operasi mereka. Dan hal ini sendiri terbukti sekaligus juga diakui sendiri oleh mereka.

Lantas, kenapa sih mereka menargetkan Indonesia? Hal ini lebih disebabkan kepada mayoritas penduduknya beragama Islam dan karena di Indonesia juga diperkirakan bahwa jika gerakan Islam radikal akan menguat. Dan, bahkan, ada isu jika Khilafah Islamiyah akan berdiri di Indonesia. Jika benar demikian pantas saja jika kita dapat menyebut baik buku “Benturan Antar Peradaban” dan daftar negara-negara yang gagal ini adalah lebih kepada rencana makar mereka terhadap kaum muslimin, khususnya dan dunia, pada umumnya.

Ini Dia Anggota CFR di Gedung Putih pada Masa George W Bush

Bukankah, kaum Globalis ini bercita-cita ingin menguasai dunia di atas panji-panji Tatanan Dunia Baru, yang akan bertahtanya kembali seorang Kristus (Raja Yahudi bukan Yesus!) di atas Kuil Solomon di Palestina, seperti yang tertera di uang satu dolar AS (Annuit Coeptis—Novus Ordo Seclorum/Konspirasi Kita—Tatanan Dunia Baru [New World Order])?  Dan, kita sebagai umat Islam harus bergerak untuk menghadang rencana makar-makar kaum Globalis ini.

Sehingga kita tidak akan menjadi santapan utama mereka? Dan para pembaca pasti—tentu saja—tidak mau menjadi “makanan” yang akan menjadi santapan mereka, bukan? (mugiwara no nakama)

One thought on “KONSPIRASI KAUM GLOBALIS MELALUI PERANG ANTAR PERADABAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s