WOW! ADA SIMBOL SEKS DI DALAM SERIAL dan FILM TOKUSATSU?!

Perhatian: Mungkin isi tulisan ini sangat mengganggu bagi para fans tokusatsu

Perkembangan Tokusatsu di Jepang, patut diapreasikan oleh para penggemarnya di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Beragam genre sudah dihasilkan oleh tokusatsu, dari cerita yang diperuntukkan untuk kalangan anak-anak hingga untuk dewasa. Untuk anak-anak sebut saja, Engine Sentai Go-Onger, dan untuk dewasa sebut saja Garo.

Namun, terlepas dari itu, ada beberapa genre yang tidak jelas mau dibawa kemana, sebagai tontonan untuk kalangan usia apa, apakah anak-anak, remaja, ataupun dewasa, sehingga menimbulkan pertanyaan di kalangan fans tokusatsu saat ini. Dan, jika diperuntukkan untuk anak-anak ataupun remaja, ada konten-konten dewasa di dalamnya.

Untuk katagori tidak jelas, akan kita awali dengan film tokusatsu berjudul Yatterman. Yatterman sendiri adalah serial anime pada dekade 80-an yang diremake kembali menjadi film live action pada tahun 2009-an. Filmya sendiri bagus karena dipenuhi oleh berbagai visual efek yang bagus-bagus. Namun, ada beberapa unsur adegan di dalamnya yang sedikit mengganggu. Seperti adegan-adegan yang menjurus kepada pornoaksi atau dengan bahasa lain disebut sebagai ecchy dan hentai. Pada mulanya, film ini seperti diperuntukkan untuk konsumsinya anak-anak ataupun remaja, namun, ketiga di setengah filmnya, film ini mulai diarahkan untuk konsumsi orang dewasa. Tak hanya pada adegannya saja, jika kita perhatikan maka logo Yatterman adalah huruf “Y” yang membentuk celana dalam pria. Silahkan di cek sendiri di Internet.

Lalu, yang kedua ada pada salah satu serial Kamen Rider Heisei yang terkenal saat ini, yaitu pada serial Kamen Rider W (Double).

Violence Dopant

Secara garis besar, serial Kamen Rider ini bercerita tentang dua orang pria yang menjadi seorang Kamen Rider dan dipenuhi dengan intrik keluarga. Pada serial ini juga tidak luput dari hal-hal yang berbau hentai. Namun, bagian ini hanya ada dalam dua episode saja, yaitu pada episode 13 dan 14. Disini ditampilkan Violence Dopant sebagai musuhnya. Lalu, bagian mana yang hentainya? Yakni pada bentuk Violence Dopant saat bentuk perubahan keduanya, monster ini berbentuk alat (maaf) kelamin pria. Menurut kami, bentuk monster ini cukup mengganggu. Karena seperti kita ketahui bersama, serial Kamen Rider adalah serial yang juga digandrungi oleh anak-anak. Bahkan, di Indonesia sendiri, serial ini kadung dianggap sebagai tontonannya anak-anak. Meskipun alur ceritanya agak sedikit berat bahkan di era tahun 1990-an, cerita Kamen Rider tergolong dark, yang tidak cocok sebagai tontonan anak-anak.

Yang terakhir adalah pada serial Engine Sentai Go-Onger.

Engine Sentai Go-Onger

Pada sebuah episodenya muncul tiga buah robot baru (di dalam serialnya, robot disebut sebagai: “Engine”) yaitu Kishamoth yang berbentuk Mammoth, Teline dan Keline yang berbentuk binatang dinosaurus. Pada awalnya tak ada yang aneh dari bentuk Engine ini. Namun, ketika membentuk formasi robot raksasa yang disebut Engine Gattai, bentuk Engine ini tampak bermasalah. Yaitu Engine Kishamoth berada pada posisi sebagai badannya dan jika telah membunuh monsternya, maka belalai gajah Kishamoth yang tidak hilang itu bergerak-gerak dengan mengeluarkan asap laksana seperti kereta api. Namun, lebih mirip seperti (sekali lagi kami minta maaf kepada pembaca) alat kelamin pria yang sedang ereksi. Hal ini juga diakui oleh monster yang dibunuh oleh robot milik Go-Onger ini sendiri. “Sexual harassment?! Game set!” ujar sang monster yang kemudian langsung tewas meledak.

Unsur-unsur sepert ini seharusnya tidak perlu ditampilkan dan tidak seharusnya ada di dalam serial-serial tokusatsu yang lazim ditujukan kepada anak-anak ataupun remaja. Seperti Engine Sentai Go-Onger dan Kamen Rider W. Karena sangat tidak pantas dan bisa merusak otak karena ia menyerang alam bawah sadar si pemirsanya (subliminal messaging). Melihat fonemena seperti ini, kami jadi teringat pada hasil investigasi yang diungkap oleh para peneliti konspirasi Barat yang meneliti film-film kartun dan film-film kartun Walt Disney’s yang katanya diperuntukkan untuk anak-anak, namun secara tersembunyi menyimpan simbol-simbol seks. Apakah ini yang ingin dicontoh oleh production-production house yang memproduksi serial-serial dan film-film tokusatsu yang ada di Jepang? Semoga saja tidak. Wallahu a’lam bisshawwab. (mugiwara no nakama)

Catatan-catatan lain yang terkait:

http://www.facebook.com/note.php?note_id=449764978184

https://notmisterjeckyll.wordpress.com/2011/02/11/heavy-rotation-dan-simbolisme-mind-control-programming-di-dalam-musik-akb48/

https://notmisterjeckyll.wordpress.com/2010/11/18/menguak-sisi-lain-anime-trinity-blood/

https://notmisterjeckyll.wordpress.com/2010/10/13/wild-eyes-antara-nana-mizuki-dan-illuminati/

https://notmisterjeckyll.wordpress.com/2010/01/05/antara-budaya-jepang-dan-budaya-yahudi/

https://notmisterjeckyll.wordpress.com/2010/01/05/kartun-death-note-cita-cita-light-yagami-menjuadi-dajjal/

https://notmisterjeckyll.wordpress.com/2009/12/28/awas-gerakan-mind-control-masuk-rumah-kita/

https://notmisterjeckyll.wordpress.com/2009/11/03/breaking-the-movie-3-yu-gi-oh/

Iklan

One thought on “WOW! ADA SIMBOL SEKS DI DALAM SERIAL dan FILM TOKUSATSU?!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s