Gerakan Anti Muslim Semakin Menjamur di Inggris

demoantiislamDewan Muslim Inggris (MCB) mengatakan pembunuhan mahasiswi berhijab asal Saudi Arabia memicu kekhawatiran kian meluasnya Islamofobia di Inggris. “Kami mendapat laporan semakin banyak Muslimah menjadi sasaran kebencian masyarakat Inggris,” ujar Talha Ahmad, ketia MCB, kepada Al Arabiya News. “Ini menjadi perhatian utama kami.”

Nahid al-Manea, wanita berusia 31 tahun yang belajar di Unversitas Essex, ditemukan meninggal dunia dengan 16 kali tusukan di sekujur tubuh. Tubuhnya dibuang di kawasan Colchester, Essex. Al-Manea mengenakan hijab dan baju lengan panjang, plub jubah biru yang disebut abaya, ketika ditikam di jalan setapak Colchester pada Selasa lalu.

BELGIUM ANTI-ISLAM PROTESTPolisi mengatakan Al-Manea diserang dalam perjalanan ke kampus. Ia belum satu tahun berada di Inggris, dan tinggal bersama adik laki-lakinya untuk belajar di Universitas Essex. Pembunuhan Al Maneal merupakan kejahatan mengerikan, dan menjadi indikasi kian kuatnya sentimen anti-Muslim di Inggris. MCB juga menerima laporan Muslim dan Muslimah menjadi korban penyerangan.

“Rumah-rumah Muslim dilempari,” ujar Ahmad. “Ada yang mendapat kiriman kepala babi di depan pintu.”

Sentimen anti-Islam beberapa bulan belakangan ini kian marak di Inggris menyusul serangan terhadap warga Uni Emirat Arab dan Arab Saudi yang tinggal negara ini, bentrok polisi dengan Muslim tersangka tindak kejahatan, bersamaan dengan masuknya kaum jihad warga Inggris yang ikut terjun dalam perang saudara di Suriah.

UK-IslamophobiaBaru-baru ini, sebuah video dokumenter pada Senin kemarin mengungkap kepolisian Inggris mengeluarkan duit sebesar 500 ribu pound (Rp 10,2 miliar) untuk meredam demo anti-Muslim. Kelompok ekstrem-kanan Liga Pertahanan Inggris (EDL) memprotes rencana pembangunan masjid yang dulunya adalah sebuah restoran Kentucky Fried Chicken, tulis Al Arabiya, Selasa (24/6/2014).

Dokumenter BBC yang bertajuk “Police Under Pressure” mengenai tersiarnya kabar burung bahwa sebuah restoran akan diubah menjadi masjid, memicu protes di kota Sheffield.

Sebanyak 1.200 pasukan kemanan dari 15 kesatuan dikerahkan dan ternyata membutuhkan biaya sangat besar, hingga Rp 10,2 miliar. (inilah/NMJ)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s