Prediksi Peristiwa Akhir Zaman Dibalik Meninggalnya Raja Abdullah

Raja_AbdullahAntara peristiwa penting yang perlu diperhatikan oleh umat Islam akhir zaman ini ialah perkembangan yang terjadi di Tanah Hijaz (Saudi Arabia). Karena antara tanda-tanda dekatnya akan kemunculan Imam Mahdi ialah sangat terkait dengan apa yang terjadi di wilayah Hijaz atau Arab Saudi ini.

Dalam dua tahun terakhir, banyak media telah menerbitkan laporan yang saling bertentangan pada kesehatan Raja Saudi Abdullah. Baru pekan  lalu, pihak istana Saudi mengumumkan bahwa raja Abdullah menderita  pneumonia dan sudah gunakan bantuan tabung pernapasan. Bahkan, setiap kali kesehatan raja memburuk, banyak kantor berita berspekulasi tentang siapa yang akan menjadi dinasti Saudi selanjutnya paska  kematian raja.

Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdulaziz Al Saud telah meninggal dunia pada usia 90 tahun. Pengumuman kematian Raja Abdullah disampaikan oleh televisi pemerintah Jumat pagi hari ini (23/1/2015). Dan juga dilaporkan bahwa saudara tirinya, pangeran Salman (79 tahun) menggantikan posisinya sebagai raja, menurut laporan Press TV.

Pelayat mengelilingi makam Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdul Aziz al-Saud di pemakaman Al-Oud, Riyadh, Jumat (23/1/2015).

Pelayat mengelilingi makam Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdul Aziz al-Saud di pemakaman Al-Oud, Riyadh, Jumat (23/1/2015).

“Yang Mulia Salman bin Abdulaziz Al Saud dan semua anggota keluarga dan masyarakat Saudi meratapi penjaga dua masjid suci Raja Abdullah bin Abdulaziz, yang meninggal tepat pukul 01:00 pagi hari ini,” kata pengumuman di televisi.

Raja Abdullah, yang dirawat di King Abdulaziz Medical City di ibukota Riyadh pada akhir Desember lalu, telah menderita pneumonia dan dilaporkan bernapas dengan bantuan tabung. Dia sempat mengalami dua operasi pada bulan Oktober 2011 dan November 2012 karena berkurangnya ‘ligamen’ di punggung atas badannya. Dia juga beberapa kali diisukan meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.

Raja Abdullah dikabarkan meninggal di rumah sakit, di mana ia telah menerima perawatan medis selama beberapa minggu. Upacara pemakaman Raja Abdullah dijadwalkan akan diselenggarakan pada hari Jumat sore lalu. Raja Salman bin Abdul Azis ditunjuk sebagai penggantinya.

??????????????????

Pangeran Salman bin Abdulaziz Al Saud (79 tahun), penerus tampuk kepemimpinan Kerajaan Saudi Arabia

Keputusan melantik pengganti Abdullah dari  anggota keluarga yang paling tua yaitu Salman bin Abdul Aziz al-Saud  tidaklah mengejutkan.

Salman yang 12 tahun lebih muda dari Raja Abdullah, sebelumnya memegang kuasa sebagai gubernur Riyadh sebelum menjadi menteri pertahanan selepas kematian Putera Sultan tahun 2012 yang lalu. Semasa menjadi gubernur beliau telah menjadikan Riyadh (Najd) ibukota Saudi itu dari sebuah kota  biasa menjadi  kota metropolis seperti Dallas, lengkap dengan bangunan pencakar langit futuristik, seperti bangunan tertinggi didunia, Kingdom Tower yang dimiliki oleh Pangeran al-Waleed bin Talal.

Sepeninggal Salman kelak, yang tinggal hanyalah dua orang saja yang sering dikatakan sebagai raja pengganti, iaitu Putera Ahmad bin Abdul Aziz, sudah berumur tua juga, yang menggantikan Putera Nayef sebagai menteri dalam negeri, dan Putera Muqrin bin Abdul Aziz; walaupun begitu terdapat keraguan terhadap Putera Muqrin kerana ibunya seorang Yaman. Tetapi keputusan Saudi saat ini menentukan Muqrin sebagai wakil putera mahkola paska Raja Salman.

Negara Saudi ini  terkenal dengan “Piagam Abdul Aziz” yang tertulis, “Selama anak-anak saya masih hidup, kekuasaan tidak akan berpindah kepada cucu-cucu saya”, bahaya perselisihan akan bakal terjadi tentang siapa yang akan mewarisi tahta sekiranya anak anak Abdul Azis sudah meninggal dunia. Karena kesemua saudara Raja Abdulah yang masih hidup telah lanjut usianya.

Mungkinkah selepas ini, tahta Arab Saudi bakal diwarisi oleh cucu Ibn Saud. Masalahnya sekarang siapakah di antara cucu-cucu Ibn Saud itu yang berkelayakan untuk  mengambil alih tahta pemerintahan. Sudah pasti kesemua anak Raja-Raja yang pernah memerintah akan menuntut haknya.

Dari Tsauban RA katanya, bersabda Rasulullah SAW :

“Akan berbunuh-bunuhan dekat tempat simpanan Ka’bah tiga abang adik. Semuanya adalah anak-anak  khalifah. Kemudian tidak seorang pun antara mereka yang dapat (harta itu atau menjadi khalifah). Kemudian muncullah Panji-panji Hitam dari sebelah Timur, lalu mereka akan membunuh kamu semua dengan satu pembunuhan (yang paling dahsyat) yang belum pernah dilakukan oleh mana-mana kaum pun.” Kemudian baginda menyebutkan sesuatu yang saya tidak berapa ingat. Kemudian baginda bersabda, “Maka apabila kamu semua melihatnya, hendaklah kamu segera berbaiat kepadanya  walaupun terpaksa merangkak di atas salju kerana di sisinya adalah Khalifah Allah, yaitu Imam Mahdi.” (HR Ibnu Majah)

presiden-amerika-barrack-obama-dan-raja-arab-saudi-abdullah-_12Dan juga pastinya AS dan sekutunya akan memastikan bakal pewaris tahta negara tersebut sepihak  dengannya. AS sudah pasti tidak ingin  kehilangan sekutu utamanya itu. Menguasai Arab Saudi bermakna menguasai seluruh Dunia Islam dan yang lebih penting ialah akan dapat memastikan keselamatan negara Israel dan pendudukannya  atas Baitulmaqdis.

Penguasaan  atas Baitulmaqdis pula akan memastikan penguasaan AS dan Israel  atas dunia keseluruhannya. Menurut nubuwah, justru pembebasan Baitulmaqdis daripada cengkaman Zionis pastinya tidak akan tercapai tanpa terlebih dahulu membebaskan “2 Tanah Suci” (Mekkah dan Madinah) dari penguasaan AS dan konco konconya.

tentera-berkudaMungkinkah apa yang sedang dan akan berlaku di Arab Saudi kini adalah “permulaan akhir zaman” yang mana bakal menyaksikan kemunculan Imam Mahdi sebagaimana hadis berikut ini. Ummu Salamah RA melaporkan bahawa Rasulullah SAW bersabda:

“Manusia akan alami banyak perselisihan setelah kewafatan seorang Khalifah. Seorang lelaki dari Madinah akan melarikan dirinya ke Mekah. Beberapa orang Mekah akan memaksa beliau agar menerima bai’ah (taat setia) mereka kepada beliau di antara Rukun dan al-Maqam. Satu pasukan tentara dari Sham akan dikirim menentang beliau dan mereka akan ditelan bumi di Baida’ (padang pasir di antara Mekah dan Madinah). Apabila diketahui manusia, mereka datang berbondong dari Sham dan Iraq untuk membai’ah beliau. Kemudian muncul pula seorang dari Kaum Quraish yang ibunya dari suku Kalb, menentang beliau dan akan dibunuh; peperangan tersebut dinamakan Perang Kalb. Mereka yang tidak menyaksikan ghanimah peperangan itu adalah kerugian . Al-Mahdi akan membahagi-bahagikannya dan memerintah mengikut Sunnah Baginda SAW. Kemudian beliau wafat dan Kaum Muslimin akan mensholatkan  beliau.”;- [ Riwayat Abu Daud, Kitab Al-Mahdi].

Hadis di bawah ini juga mungkin berkaitan dengan apa yang telah diperbincangkan di atas. Sabda Rasululullah SAW;

“Ya Allah, berkatilah Syam kami dan berkatilah Yaman kami”, mereka berkata : “Ya Rasulullah, juga Najd kita..?”, (Beliau diam tapi kemudian kembali berdoa) : “Ya Allah, berkatilah Syam kami dan berkatilah Yaman kami”, mereka berkata : “Ya Rasulullah, juga Najd kita..?”,(Rasulullah diam dan kembali berdoa) : “Ya Allah, berkatilah Syam kami dan berkatilah Yaman kami”, mereka berkata : “Ya Rasulullah, juga Najd kami..??”, beliau SAW kemudian menjawab : “Dari sana (Najd) akan muncul goncangan dan fitnah!, dan dari sana (Najd) akan muncul tanduk setan!” (Sahih Al Bukhari).

Saudi Arabia ataupun nama asalnya Hijaz adalah tempat terletaknya Kaabah yang merupakan kiblat umat Islam, pastinya pergolakan yang berlaku disini akan memberi kesan yang besar terhadap dunia Islam. (eramuslim/islampos/mugiwara no nakama/NMJ)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s