Walt Disney, Illuminati dan Mind Control (Bagian II)

a4335510203_disney_illuminati_sex_xlargeSeperti yang telah dijelaskan sebelumnya, selain mengajarkan kepada kesyirikan dengan mempercayai sihir. Banyak film-film Disney’s yang juga menampilkan simbol dan unsur-unsur seksualitas di dalamnya. Sebut saja film The Little Mermaid. Dalam poster film The Little Mermaid ditampilkan simbol Phalllus atau simbol alat (maaf) kelamin pria dengan cukup gamblang. Gambar kelamin pria itu disisipkan di tengah-tengah gambar kerajaan raja laut, Triton. Lalu, di film kartun The Rescuers. Baca lebih lanjut

Iklan

Walt Disney, Illuminati dan Mind Control (Bagian I)

misc_mickey_mouse_as_wizardKetika kita masih anak-anak dan mungkin sampai sekarang, kita pasti akrab dengan film-film kartun buatan Walt Disney’s. Seperti Donal Bebek, Mickey Mouse, Winnie the Pooh, Toy Story, Narnia dan masih banyak lagi film lainnya. Film produksi studio Disney ini sudah kadung dianggap sebagai film-film untuk konsumsi keluarga dan anak-anak sehingga aman untuk di tonton untuk segala usia. Namun, benarkah demikian? Baca lebih lanjut

Mewaspadai Kejahatan Barat dalam Rekayasa Istilah

Oleh: Son Hadi, Direktur Jama’ah Anshorut Tauhid (JAT) Media Center

Disampaikan pada Diskusi Interaktif Gerakan Masyarakat Islam Indonesia (GMII), Bogor 20 September 2011 “Membendung Gerakan Radikalisme dan Terorisme Mengatasnamakan Agama”

ISTILAH maupun wacana teroris, radikal, ekstrem dan fundamentalis selalu saja menjadi trademark Barat untuk memberikan perspektif dan citra negatif pada dunia Islam dan sekelompok umat Islam. Padahal secara akademis istilah–istilah tersebut tidak pernah terdefinisikan secara jelas yang ada hanyalah untuk menunjuk kepada jenis pemahaman Islam tertentu, sehinggan Istilah ini lebih banyak bernuansa politis, ketimbang akademis. Apalagi, jika kemudian istilah ini digunakan hanya untuk melakukan stigmatisasi terhadap kelompok-kelompok Islam, yang memiliki pehamanan Islam yang tidak sesuai dengan Barat. Beberapa misal defenisi radikal yang diberikan antara lain:

Dalam Buku “Gerakan Salafi Radikal di Indonesia” Tahun 2004, Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta disebutkan ciri gerakan radikal adalah: Baca lebih lanjut