‘Bismillah’ dalam Lagu Bohemian Rhapsody Queen Bukan Menggambarkan Allah

“Bismillah! We will not let you go. (Let him go!) Bismillah! We will not let you go…. Beelzebub has a devil put aside for me, for me, for me…. Gallileo, Gallileo, Gallileo, Gallileo Gallileo figaro-Magnifico

Syair diatas adalah secuplik lagu legendaries Queen yang berjudul “Bohemian Rhapsody”. Pecinta rock tahun 1970-1990-an mana yang tak kenal lagu itu? Lagu Bohemian Rhapsody ditulis oleh Freddie Mercury untuk album A Night at The Opera tahun 1975 dan dinotbatkan oleh Guiness Book of Records sebagai Lagu terfavorit di Inggris (31.000 responden lebih). Bohemian Rhapsody dimainkan dengan menggunakan kunci-kunci aneh. Nada dasarnya cepat sekali berubah. Musiknya mempunyai struktur chord yang susah dimainkan dan dinyanyikan. Baca lebih lanjut

Iklan

BERAWAL DARI KEDATANGAN DAJJAL dan NAFSU MENGUASAI (BAG.III)

Dalam bagian satu dan dua kita telah mempelajari tentang rencana mereka (kaum Ordo Kabbalah) membangun sebuah tatanan dunia baru yang tentu saja dipimpin oleh mereka sendiri. Mereka sendiri telah memilih sendiri pusat kekuasaan mereka yakni tanah Palestina, yang akan terus di tempuh demi tercapainya eksistensi keberadaan negeri Israel Raya—yang sesuai dengan tuntunan Talmud. Tentu saja, dengan dukungan Amerika Serikat (AS) yang memang sejak awal telah di desain menjadi alat kepentingan Zionisme (nama lain ajaran Pagan-Kabbalah Yahudi). Mereka pun dengan seiringnya berjalannya waktu berusaha menciptakan perkumpulan-perkumpulan yang sesuai dengan agenda Ordo mereka Kabbalah warisannya para petinggi penyihir dan Pendeta Amonnya Firaun atau dikenal sebagai kelompok Persaudaraan Ular (The Brotherhood of Snake) yang logonya serupa dengan logo kantor berita CNN. Baca lebih lanjut