Indonesia, Illuminati, dan masa Depan Kita (1)

Oleh Rizki Ridyasmara

Hari-hari ini kita disibukkan dengan kasak-kusuk koalisi dan capres ini dan itu. Namun tahukah Anda jika semua itu, sesungguhnya sudah ditentukan jauh hari di atas meja para pimpinan imperialis dunia di mana Rotschild dan Rockefeller menjadi anggotanya. Mau bukti?

Ilustrasi: titustwelve12

Ilustrasi: titustwelve12

Apa kabar Indonesia? Hari-hari ini kasak-kusuk partai politik menjelang pemilihan presiden menjadi headline berbagai media massa di negeri ini. Ada yang menjagokan si A, ada pula yang menjagokan si B.  Semuanya beralasan jika jagoannya masing-masing mampu membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik. Seolah-olah negeri bernama Indonesia ini masih sebagai sehelai kertas putih yang belum ditulisi. Seolah-olah negeri bernama Indonesia ini sekarang masih berwujud jabang bayi yang sama sekali belum menangggung beban dan dosa. Baca lebih lanjut

TERLALU BANYAK KATA KEBETULAN: Mengungkap Pengaruh D-Style pada Industri Hiburan Korea

Pada catatan sebelumnya, saya telah membahas soal pengaruh D-style pada musik Korea yang begitu disukai oleh kaum muda di Indonesia, khususnya kaum hawa. Di catatan kali ini, saya hanya menguatkan kembali dugaan saya sebelumnya jika dunia hiburan Korea atau lebih tepatnya Korea Selatan memang telah disetir oleh para Luciferian ini, yang telah menguasai jagad hiburan Korea.

Awalnya, saya mulai menyadarinya ketika melihat MV Lucifer milik boyband SHINee, lagu B-Rip-Bob-A Narsha, yang amat kentara sisi propaganda D-stylenya. Setelah melihat lagu ini, saya mulai terpancing ketika seorang teman di dunia maya, menanyakan soal lagu Sorry-sorrynya SuJu (Super Junior). Dan hal ini, terus berlanjut ketika saya mendapati begitu banyaknya kata KEBETULAN di dunia K-tainment. Baca lebih lanjut

Apakah Libya Merupakan Sebuah Bagian dari Strategi Globalis?

Apakah Libya Merupakan Sebuah Bagian dari Strategi Globalis?

[Is Libya Part of a Globalist Strategy?]

LibyaHopeless

Oleh: Christian Soderberg

grand-chessboard

brzezinski


Dalam buku “ The Grand Chessboard,” yang diterbitkan pada tahun 1997, Zbigniew Brzezinski menganjurkan diciptakannya sebuah  “zona-global kekerasan yang disebarkan  secara bertahap,” ke wilayah-wilayah yang mencakup Asia Tengah, Turki, Rusia Selatan, dan perbatasan Barat Cina.  Ini juga termasuk seluruh wilayah di Timur Tengah, Teluk Persia (Iran), Afghanistan dan Pakistan.

Seperti biasa, rakyat hanya merupakan umpan meriam untuk orang super kaya. Baca lebih lanjut