Walt Disney, Illuminati dan Mind Control (Bagian II)

a4335510203_disney_illuminati_sex_xlargeSeperti yang telah dijelaskan sebelumnya, selain mengajarkan kepada kesyirikan dengan mempercayai sihir. Banyak film-film Disney’s yang juga menampilkan simbol dan unsur-unsur seksualitas di dalamnya. Sebut saja film The Little Mermaid. Dalam poster film The Little Mermaid ditampilkan simbol Phalllus atau simbol alat (maaf) kelamin pria dengan cukup gamblang. Gambar kelamin pria itu disisipkan di tengah-tengah gambar kerajaan raja laut, Triton. Lalu, di film kartun The Rescuers. Baca lebih lanjut

Indonesia, Illuminati, dan Masa Depan Kita (2)

Oleh: Rizki Ridyasmara

Tokoh-tokoh yang dianggap Mafia Barkeley di tahun 70-an. (Foto: ForumKeadilan.com)

Tokoh-tokoh yang dianggap Mafia Barkeley di tahun 70-an. (Foto: ForumKeadilan.com)

Hari-hari ini kita disibukkan dengan kasak-kusuk koalisi dan capres ini dan itu. Namun tahukah Anda jika semua itu, sesungguhnya sudah ditentukan jauh hari di atas meja para pimpinan imperialis dunia di mana Rotschild dan Rockefeller menjadi anggotanya. Mau bukti?

Pertemuan antara Mafia Berkeley-nya Suharto dengan para CEO Yahudi di Jenewa, Swiss, Nopember 1967, menghasilkan keputusan yang di luar akal sehat. Freeport mendapatkan gunung tembaga di Papua Barat (Henry Kissinger, pengusaha Yahudi AS, duduk dalam Dewan Komisaris), dengan pembagian laba untuk asing 99% dan Indonesia cuma 1%. Sebuah konsorsium Eropa Baca lebih lanjut

Benarkah Tentara Nazi Pernah Masuk Islam?

Tahukah Anda bahwa dulu, ada banyak anggota dan pasukan NAZI yang masuk Islam. dalam pasukan NAZI terdapat hampir sekitar 60.000 ribu orang muslim. Lalu sebenarnya apa yang melatar belakangi kerja sama muslim dengan NAZI?

Banyaknya bangsa Arab dan Muslim yang membela sekutu pada perang dunia pertama merasa telah dikhianati oleh janji-janji manis sekutu mengenai kemerdekaan dan hak-hak mereka (bahkan sampai sekarang pihak barat/sekutu masih membodohi masyarakat muslim). Sedangkan Jerman adalah pihak yang kalah pada perang dunia pertama. Intinya: Baca lebih lanjut